JawaPos.com - Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk mengelola stadion secara lebih profesional dan berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat. Upaya tersebut dinilai penting agar stadion tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah dan ruang pemberdayaan masyarakat.
“Tentunya dalam hal ini pemerintah daerah menyambut positif kebijakan pemerintah pusat. Selaras dengan Kota Bekasi yang memiliki cita-cita sama dalam hal ini stadion harus menjadi sport tourism, menjadi pusat aktivitas olahraga dan UMKM yang produktif, terkelola dengan baik serta dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ucap Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat menghadiri Forum Diskusi Aktual Strategi Pengelolaan Kawasan Stadion Sepak Bola di Daerah Berbasis Pemberdayaan UMKM di Jakarta.
Menurut Harris, pengelolaan stadion ke depan harus diarahkan pada konsep multifungsi yang mampu memberi nilai tambah bagi daerah. Stadion tidak hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi juga ruang tumbuhnya kewirausahaan, ekonomi kreatif, dan aktivitas sosial masyarakat.
Dia menegaskan, optimalisasi pengelolaan stadion berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus memperkuat daya saing industri olahraga nasional.
“Pengelolaan stadion diarahkan untuk mendorong kegiatan kewirausahaan, memperkuat ekonomi kreatif dan ekonomi kemasyarakatan, serta meningkatkan daya saing industri olahraga nasional. Ke depan stadion dan kawasannya bisa menjadi magnet bagi event-event besar lainnya. Tentunya ini sangat baik, dampaknya pada peningkatan perekonomian masyarakat, peningkatan indeks kesehatan masyarakat serta penghematan APBD,” kata Abdul Harris Bobihoe.
Forum diskusi tersebut mempertemukan perwakilan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola klub olahraga, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Agenda ini bertujuan merumuskan skema tata kelola stadion yang lebih efektif, profesional, dan berkelanjutan, sekaligus menyusun strategi pengembangan kawasan stadion sebagai destinasi sport tourism dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah.
Editor : Hendra