Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

372 Unit Barang Tertinggal di Kereta Cepat Whoosh Selama Natal dan Tahun Baru, GM KCIC Buka Suara

Yogi Wahyu Priyono • Kamis, 1 Januari 2026 | 12:55 WIB
Perusahaan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat terjadinya peningkatan jumlah laporan barang tertinggal selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru). (Dok. KCIC)
Perusahaan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat terjadinya peningkatan jumlah laporan barang tertinggal selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru). (Dok. KCIC)

JawaPos.com - Perusahaan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat terjadinya peningkatan jumlah laporan barang tertinggal selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), seiring dengan meningkatnya mobilitas penumpang yang menggunakan Kereta Cepat Whoosh.

"Selama masa libur tersebut, sebanyak 372 barang tercatat masuk ke dalam layanan lost and found, di mana 123 di antaranya telah berhasil diambil oleh pemiliknya, " kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa, kemarin (1/1). 

Eva menjelaskan bahwa data ini menggambarkan hubungan yang berbanding lurus antara tingginya mobilitas penumpang dengan potensi terjadinya kehilangan barang, terutama pada periode libur dan jam-jam kepadatan tinggi. Barang-barang yang ditemukan tersebar baik di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.

Jenis barang yang paling banyak tertinggal sangat beragam, didominasi oleh botol minum, bluetooth earphone, tas, mainan, aksesoris, hingga oleh-oleh.

"Kejadian kehilangan umumnya terjadi ketika penumpang sedang turun dari kereta atau berpindah lokasi di area stasiun, " ujarnya. 

Editor : Hendra
#KCIC #china #WHOOSH