JawaPos.com – Tim nasional Indonesia dipastikan bakal dilatih John Herdman. Dia dipilih karena sanggup memenuhi persyaratan yang diajukan PSSI.
Selain harganya yang terjangkau kantong PSSI, mantan pelatih timnas Kanada itu juga mau merangkul para pelatih lokal untuk menjadi asistennya di skuad Merah Putih. Dia juga bersedia untuk menetap di Indonesia.
Meski sudah ada kepastian nama, sampai kemarin, PSSI belum mengumumkan Herdman secara resmi ke publik. Kepala Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia Sumardji menjelaskan, saat ini PSSI masih mengurus proses administrasi yang belum selesai.
Jika administrasinya selesai, pelatih baru akan langsung diumumkan. “Kami masih memproses kontrak. Paling lambat akhir Januari akan kami informasikan ke publik," ujar mantan manajer timnas Indonesia itu kepada Jawa Pos melalui pesan singkat kemarin.
Herdman pada akhir bulan depan. Sebab, pelatih 50 tahun tersebut baru memiliki kalender internasional resmi pertama bersama timnas Indonesia pada Maret mendatang. Pada Maret nanti, Indonesia akan tampil dalam ajang FIFA Series 2026.
Selain itu, Herdman akan mempersiapkan skuad Garuda menuju Piala Asia 2027. Pada ajang itu, PSSI memiliki target cukup besar. Yaitu, lolos ke babak delapan besar.
Pada Piala Asia 2023, timnas Indonesia yang saat itu dilatih Shin Tae-yong (STY) hanya mampu melangkah sampai babak 16 besar.
Kontrak 2 Tahun, Gaji Rp 670 Juta
Terkait durasi kontrak, kabarnya, mantan pelatih Toronto FC itu akan dikontrak dua tahun plus perpanjangan kontrak dua tahun. Media Kanada, Canada Soccer Daily, melaporkan bahwa pelatih asal Inggris itu akan menerima bayaran sebesar USD 40 ribu per bulan atau setara sekitar Rp 670 juta.
Nominal itu terbilang jauh lebih kecil dibandingkan Patrick Kluivert yang kabarnya menerima bayaran Rp 1,3 miliar hingga Rp 1,5 miliar per bulan.
Editor : Hendra