JawaPos.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memimpin kegiatan penanaman jagung serentak kuartal IV Polri di Desa Bantar Panjang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (8/10). Kegiatan ini menjadi penanda berlanjutnya komitmen Polri mendukung program swasembada pangan nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Wapres Gibran didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran pejabat terkait. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan lahan produktif di berbagai daerah.
“Polri terus berupaya mewujudkan ketahanan pangan nasional dengan dukungan penuh dari berbagai kementerian dan lembaga, instansi pemerintah, para stakeholder terkait, serta seluruh elemen masyarakat,” papar Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Menurut Sigit, kerja sama yang terbangun selama ini telah menghasilkan capaian yang signifikan dalam program ketahanan pangan Polri. Hingga saat ini, total potensi lahan yang tergarap mencapai 1,19 juta hektare, terdiri atas 881.743 hektare lahan binaan Polri dan 313.941 hektare lahan baku sawah.
“Dari total luasan tersebut, 554.105 hektare telah ditanami jagung yang terdiri dari 484.771 hektare lahan binaan Polri dan 69.334 hektare lahan baku sawah,” sambungnya.
Program tanam jagung Polri yang dimulai sejak awal tahun ini telah menunjukkan hasil nyata. Dari Januari hingga September 2025, total produksi jagung mencapai 2,83 juta ton.
Rinciannya, panen kuartal I menghasilkan 193.333 ton dari lahan 16.656 hektare. Kuartal II meningkat signifikan dengan hasil 1,89 juta ton dari 343.363 hektare, dan kuartal III menghasilkan 751.442 ton dari 166.512 hektare lahan.
Capaian tersebut ikut mendorong peningkatan produksi jagung nasional. “Tentunya, capaian ini turut berkontribusi terhadap peningkatan produksi jagung nasional periode Januari sampai Agustus 2025, yang mencapai 11,42 juta ton. Produksi tersebut meningkat 1,39 juta ton, atau 13,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024, yaitu sebesar 10,03 juta ton,” pungkas Sigit.
Melalui program ini, Polri dan pemerintah berharap dapat mempercepat langkah menuju kemandirian pangan. Langkah konkret seperti penanaman jagung serentak di berbagai daerah menjadi bukti nyata kolaborasi strategis menuju visi besar Indonesia Emas 2045.