Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

PAM Jaya Gelontorkan Rp2,6 Triliun untuk IPA Buaran III, Buka Peluang Layani Warga Tangerang

Ryandi Zahdomo • Jumat, 9 Mei 2025 | 09:00 WIB
Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III, Jakarta Timur diresmikan, Selasa (6/5). (Pemprov DKI Jakarta)
Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III, Jakarta Timur diresmikan, Selasa (6/5). (Pemprov DKI Jakarta)

JawaPos.com – Perumda PAM Jaya mengungkap besarnya nilai investasi dalam pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III mencapai Rp2,6 triliun. IPA itu disebut tak hanya bisa menyediakan air bersih ke wilayah Jakarta tapi juga Tangerang dan Bekasi. 

"Dan saat ini nilai investasi kami di sini dengan pipa distribusi dan resmi ini sebesar 2,6 triliun rupiah Pak. Dan sebenarnya angka itu melebihi karena memang sebenarnya ada pipa-pipa lain yang saat ini juga dalam proses progresi pembangunan," ujar Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, pada Selasa (6/5).

IPA Buaran III memiliki kapasitas produksi sebesar 3.000 liter per detik dan akan mengaliri air bersih ke 31 kelurahan yang tersebar di lima kecamatan di Jakarta Timur: Kramat Jati, Makasar, Cipayung, Ciracas, dan Pasar Rebo. Diperkirakan sebanyak 350 ribu pelanggan baru bisa dilayani.

“Ya, jadi yang pertama untuk kapasitas 3.000 LPS itu akan mencakup kurang lebih 300.000 sampai 350.000 pelanggan baru. Itu arealnya memang lebih banyak ke timur, tetapi air pipa kita itu terkoneksi sampai ke ujung Jakarta di Jakarta Barat,” terang Arief.

Ia menjelaskan bahwa pola distribusi air saat ini telah dirancang sedemikian rupa seperti sistem lalu lintas, untuk menghindari tekanan berlebih yang bisa menyebabkan kebocoran.

“Tinggal diatur titik valve mana untuk kemudian kita alirkan kemana, sehingga kemudian airnya tidak mendorong terlalu keras, sehingga menghindari adanya kebocoran pipa yang terjadi di Jakarta,” katanya.

Tak hanya untuk warga Jakarta, PAM Jaya juga membuka peluang untuk merintis kerja sama dengan wilayah penyangga seperti Tangerang dan Bekasi. Sehingga warga Bekasi dan Tangerang yang lebih dekat dengan Jakarta, bisa mendapatkan pelayanan maksimal.

“Jadi memang harus permisi dulu ke pemerintah kota, dan kemudian dengan PDAM-nya, dan kemudian kita bisa melakukan pola kerjasama. Karena sekali lagi, itu menjadi salah satu bentuk sinergi sebenarnya. Sehingga kemudian masyarakat di sekitar Jakarta yang memang mungkin jauh dari PDAM-nya, jauh dari booster pump-nya, dekat dengan Jakarta, kita juga bisa layani,” jelasnya.

“Saat ini (Bekasi) baru pembangunan pipa distribusinya, sama pipa air bakunya. Belum sampai ke titik dihilir di masyarakatnya," sambungnya.

Editor : Hendra
#pam jaya #tangerang #bekasi