Tim-tim besar seperti Ferrari, Mercedes, dan Red Bull Racing telah saling bersaing untuk memperebutkan gelar dunia, namun ada beberapa tim yang telah mencatatkan sejarah luar biasa dalam hal jumlah kemenangan konstruktor.
Kejuaraan dunia Formula 1 pertama kali digelar pada tahun 1950, namun gelar konstruktor baru diperebutkan pada tahun 1958. Sejak saat itu, banyak tim F1 yang meraih kesuksesan besar. Lalu, siapa saja tim F1 yang paling banyak meraih gelar konstruktor sepanjang sejarah?
Berikut adalah tim F1 yang paling sukses, berdasarkan jumlah gelar konstruktor yang mereka menangkan, yang dilansir dari laman Autosport, Kamis (20/2).
1. Ferrari
Juara Konstruktor: 1961, 1964, 1975, 1976, 1977, 1979, 1982, 1983, 1999, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004, 2007, 2008
Juara Pembalap: 1952, 1953, 1956, 1958, 1961, 1964, 1975, 1977, 1979, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004, 2007
Ferrari adalah tim F1 paling sukses dalam sejarah, dengan 16 gelar konstruktor dan 15 gelar pembalap. Tim ini meraih kemenangan pertama pada 1961 dan terus mendominasi pada era 2000-an dengan Michael Schumacher.
Meskipun sering berada di posisi depan, Ferrari belum mampu mengalahkan dominasi tim lain seperti Red Bull dan Mercedes di tahun 2010-an. Meski begitu, mereka tetap menjadi posisi terkuat dengan juara konstruktor terbanyak dalam sejarah panjang F1.
2. Williams
Juara Konstruktor: 1980, 1981, 1986, 1987, 1992, 1993, 1994, 1996, 1997
Juara Pembalap: 1980, 1982, 1987, 1992, 1993, 1996, 1997
Tim yang pertama kali terjun ke F1 pada 1978 ini, berhasil langsung meraih kesuksesan besar pada 1980-an dan 1990-an. Dengan dukungan mesin Renault, tim ini meraih lima gelar konstruktor dalam waktu enam musim.
Meskipun, tim asal Inggris ini telah mengalami penurunan sejak awal 2000-an, namun selama di F1, Williams berhasil mencatat total 9 gelar konstruktor dan 7 gelar pembalap, serta dikenal kuat pada masanya.
3. McLaren
Juara Konstruktor: 1974, 1984, 1985, 1988, 1989, 1990, 1991, 1998, 2024
Juara Pembalap: 1974, 1976, 1984, 1985, 1986, 1988, 1989, 1990, 1991, 1998, 1999, 2008
McLaren telah mengumpulkan 9 gelar konstruktor, 12 gelar pembalap. Prestasi tersebut termasuk pada musim 2024, usai 26 tahun absen sebagai juara konstruktor. Tim yang didirikan pada 1963 ini, mulai bersaing di F1 pada 1966 dan meraih gelar konstruktor pertamanya pada 1974.
Tim asal Inggris ini mencapai puncak kejayaan pada 1988-1991, dengan meraih empat gelar konstruktor berturut-turut. Rivalitas antara Ayrton Senna dan Alain Prost menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah McLaren.
4. Mercedes
Juara Konstruktor: 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, 2020, 2021
Juara Pembalap: 1954, 1955, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, 2020
Mercedes, yang kembali ke F1 pada 2010 setelah membeli tim Brawn GP, langsung mencatatkan kesuksesan luar biasa. Dominasi mereka dimulai pada 2014 dengan tujuh gelar konstruktor berturut-turut hingga 2021, serta kesuksesan Lewis Hamilton dengan enam gelar pembalap. Hingga kini, Mercedes telah mengumpulkan 8 gelar konstruktor dan 9 gelar pembalap.
5. Lotus
Juara Konstruktor: 1963, 1965, 1968, 1970, 1972, 1973, 1978
Juara Pembalap: 1963, 1965, 1968, 1970, 1972, 1978
Lotus, yang dikenal dengan inovasi teknik dari pendirinya, Colin Chapman, meraih kesuksesan besar di 1960-an dan 1970-an. Tim ini memenangkan gelar konstruktor pertama pada 1963 dan terus meraih gelar hingga 1978. Totalnya, Lotus berhasil memegang 7 gelar konstruktor dan 6 gelar pembalap.
Lotus terkenal dengan penemuan aerodinamika "ground effect" yang sangat berpengaruh pada desain mobil F1. Tim ini berkompetisi dengan nama Lotus hingga 2015, setelah dibeli oleh Tim Renault. Kemudian Renault berkompetisi di F1 sampai pada 2020 dan berganti nama menjadi Tim Alpine pada 2021 hingga kini.
6. Red Bull
Juara Konstruktor: 2010, 2011, 2012, 2013, 2022, 2023
Juara Pembalap: 2010, 2011, 2012, 2013, 2021, 2022, 2023, 2024
Red Bull, yang baru bergabung dengan F1 pada 2005, langsung menjadi pesaing kuat. Tim ini meraih empat gelar konstruktor berturut-turut pada 2010 dan 2013. Setelah sempat berada di bawah dominasi Mercedes, Red Bull kembali ke puncak pada 2021 dengan Max Verstappen yang meraih gelar pembalap.
Dari tim-tim ini, Ferrari tetap menjadi yang paling dominan dalam sejarah F1, namun perkembangan tim lain seperti Mclaren dan Red Bull menunjukkan bahwa F1 terus berkembang. Lalu, apakah dominasi ini akan bertahan atau pendatang baru akan memecahkan rekor? Dunia F1 tetap menjadi arena penuh aksi untuk mengungkapkannya.
Editor : Candra Mega Sari