Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Frederika Alexis Cull Makin Fokus di Seni Peran lewat Film Horor, Ikut Merasa Ngeri saat Syuting Racun Sangga: Santet Pemisah Rumah Tangga

Glandy • Minggu, 17 November 2024 | 07:50 WIB

 

Puteri Indonesia 2019 Frederika Alexis Cull.
Puteri Indonesia 2019 Frederika Alexis Cull.

JawaPos.com - Setelah melepas mahkota pada 2020, Puteri Indonesia 2019 Frederika Alexis Cull kini aktif sebagai aktris. Bermula dari 2021 lewat perannya sebagai Miranda di serial web Layangan Putus, Frederika terus mendapat proyek akting tiap tahunnya. Setelah menjadi peran pendukung, tahun ini Frederika mendapat peran utama di film horor Racun Sangga: Santet Pemisah Rumah Tangga yang diproduseri Sunil Soraya. Membuatnya semakin fokus dan serius sebagai aktris. Jawa Pos berkesempatan mengobrol dengan kontestan Top 10 Miss Universe 2019 itu dalam jumpa pers pekan lalu di kantor Soraya Intercine Films, Jakarta Pusat. (c7/len)

Racun Sangga diadaptasi dari thread viral di X oleh Gusti Gina. Karakter Frederika di film ini bagaimana?

Saya berperan sebagai Maya, istri Andi (Fahad Haydra, Red), karakter utama yang jadi korban santet. Ini kali pertama saya memerankan karakter dari sosok nyata.

Apakah Frederika sempat bertemu Maya yang sebenarnya dari cerita di thread itu?

Iya, sudah. Saya juga sempat ngobrol sama Maya untuk mendalami karakter. Dari hasil obrolan itu, saya harus paham betul soal karakter seseorang untuk bisa mimic ekspresi dia sekaligus tahu cerita secara utuh.

Baca Juga: Usai Persiapkan Diri Sebulan, Miss Universe Indonesia Clara Shafira Krebs Terbang Dari Tangerang ke Meksiko di Hari Sumpah Pemuda

Menurut Frederika, selain harus bisa menampilkan cerminannya secara riil, apa tantangan memerankan sosok nyata?

Selain bisa mimic, tentu juga harus ada interpretasi saya sendiri atas karakter dan kisahnya. Saya sampai harus paham psikologi manusia untuk tahu soal alasan bertindak dan value Maya yang asli. Tapi yang pasti, harus ada trust dulu sama dia.

Frederika sendiri sudah baca thread soal racun sangga? Lalu, bagaimana perasaan ketika syuting seusai mendengar cerita dari Maya?

Saya sudah baca dan wah, saya sampai ikut merasa ngeri pas syuting saking sudah mendalami. Padahal, pas reading, saya sempat mikir bisa nggak ya meranin Maya. Untungnya, Mas Rizal Mantovani sebagai sutradara benar-benar turun tangan buat mengarahkan kami.

Baca Juga: Dewi Emas yang Lahir dari Keajaiban: Clara Shafira Krebs Tampilkan National Costume Guardian Angel of Nusantara di Miss Universe 2024 Mexico City

Frederika harus menggunakan bahasa dan dialek Banjar, ya? Mengingat fenomena racun sangga ini berasal dari Kalimantan.

Iya, selain pelatih akting, kami dilatih oleh pelatih bahasa dan dialek. Latihannya sekitar 1 bulan terakhir sebelum syuting. Selama syuting pun, pelatih bahasanya tetap ada buat dampingin. Bahkan, sampai selesai syuting, saya masih kebawa pakai dialek dan bahasanya, lho.

Frederika kali pertama beradu peran dengan Fahad. Kalian sama-sama terbilang baru di seni peran. Bagaimana kalian saling bekerja sama?

Kami tentu harus saling bantu, selain bimbingan dari Mas Rizal. Syukurlah, chemistry kami cukup oke ketika memerankan suami istri.

Di sini, Maya diceritakan sedang hamil. Bagaimana upaya dan tantangan Frederika memerankan sosok Maya?

Selain harus riset soal kondisi fisik dan emosi perempuan hamil, saya juga harus pakai prostetik di perut yang lumayan berat. Itu beneran cukup membantu merasakan beratnya sih soalnya memengaruhi cara jalan dan duduk.

Tahun ini Frederika menjadi pemeran utama di dua film horor. Yakni, Malam Keramat dan Racun Sangga. Apakah ada alasan khusus mau terlibat di film horor?

Meskipun dua film saya semuanya horor, tetap ada bedanya. Misalnya, directing-nya. Saya mau bergabung di Racun Sangga karena melihat sutradara dan produsernya. (*)

Baca Juga: Sophie Kirana Raih Runner-Up 4 Miss International 2024 di Jepang, Tampil Persisten dengan National Costume, Swimsuit, hingga Gaun Malam

Editor : Hendra
#Racun Sangga #Frederika Cull