JawaPos.com – Para eks pimpinan KPK dan koalisi masyarakat sipil mendatangi Gedung Merah Putih KPK (31/10). Mereka mendesak agar komisi antirasuh menangani berbagai kasus yang diduga terkait keluarga mantan Presiden Joko Widodo. Dari kasus blok Medan sampai dugaan gratifikasi fasilitas jet pribadi Kaesang Pangarep.
’’Kami menyampaikan beberapa hal. Di antaranya, beberapa kasus yang dilaporkan yang diduga melibatkan Mulyono (Jokowi, Red),’’ terang mantan Ketua KPK Abraham Samad kemarin.
Menurut Abraham, kasus-kasus tersebut bahkan sudah ada yang dilaporkan sejak dua tahun lalu. Pihaknya mempertanyakan seberapa jauh kasus-kasus itu ditindaklanjuti. Menurut dia, di rentang waktu saat ini, kasus-kasus tersebut sudah seharusnya naik ke tahap penyelidikan.
Saat bertemu pimpinan KPK, yakni Nawawi Pomolango dan Alexander Marwata, Abraham menyebut memang ada beberapa hambatan tertentu. ’’Tapi yang jelas, ada angin segar saat ini,’’ katanya. Pimpinan KPK, kata dia, berjanji untuk menindaklanjuti kasus-kasus tersebut.
Pakar telematika Roy Suryo juga ikut dalam rombongan audiensi kemarin. Dia memberi KPK bukti mengenai dugaan gratifikasi jet pribadi Kaesang. Namun saat disinggung apa saja dokumen yang dia setor, Roy enggan menjawab. ’’Itu tanya ke KPK ya. Ke penyidik. Soalnya, itu termasuk pro-justicia,’’ katanya, lantas tertawa. (elo/c6/bay)
Editor : Hendra