JawaPos.com - Giliran Puteri Indonesia Lingkungan 2024 Sophie Kirana bertanding di kontes kecantikan internasional tiba. Pada Jumat (25/10) malam, Sophie berangkat ke Tokyo, Jepang, untuk ajang Miss International 2024.
Selama sekitar dua pekan, Sophie dan 72 kontestan lain mengikuti karantina sebelum bersaing di malam puncak pada 12 November mendatang di Tokyo Dome City Hall. Sejumlah persiapan dilakukan Sophie sejak dia terpilih pada Maret lalu.
Sebagian dari persiapan Sophie berkaitan dengan budaya dan dipaparkan dalam jumpa pers Senin (21/10) sore. (c7/len)
Suara Sophie terdengar serak dan sempat sakit pekan lalu karena padatnya persiapan. Seintens apa persiapan Sophie menuju Miss International 2024?
Beberapa minggu belakangan memang intens dan penuh persiapan. Mulai baju, national costume, public speaking, catwalk, sampai talent show dengan pelatih yang dipersiapkan Yayasan Puteri Indonesia dan Mustika Ratu. Meski sempat tumbang, alhamdulillah saya dapat dukungan yang besar dari para mentor dan teman-teman sehingga tetap bisa lanjut persiapan. Saya juga rutin meditasi dan afirmasi positif untuk menjaga kesehatan mental.
Sophie aktif dalam kegiatan bertema lingkungan, keberlanjutan, serta menjadi duta Rising Girls yang didukung UNESCO, apa advokasi yang akan Sophie bawa ke Miss International tahun ini?
Sebelum join Puteri Indonesia, lingkungan dan keberlanjutan selalu jadi concern saya. Begitu juga kesetaraan gender. Dengan menjadi Puteri Indonesia Lingkungan 2024, saya ingin membawa tiga hal itu ke Miss International 2024. Harapannya, mereka yang berada di luar Indonesia bisa paham bahwa Indonesia juga progresif dalam isu keberlanjutan lingkungan hidup dan kesetaraan gender.
Miss International juga sarat akan pertukaran dan pemahaman budaya. Selain mengenalkan wastra Indonesia, suvenir gantungan kunci khas Indonesia, serta budaya tata krama, apakah Sophie juga akan mengenalkan jamu seperti salah satu kegiatan Sophie ketika menjadi Puteri Indonesia DI Jogjakarta 2024?
Oh iya, tentu. Dengan senang hati saya bawa jamu yang sudah beribu tahun dikenal leluhur kita. Apalagi, jamu sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Nanti rencananya bawa jamu dari Mustika Ratu untuk dicoba sesama finalis Miss International.
Lalu, bagaimana dengan talent show?
Saya bakal menari, yang koreografinya dibuat Kak Angga Arisnanta. Talent show-nya mengangkat tarian Nusantara yang memadukan beberapa tarian daerah. Ada tari Bali, Jawa, Kalimantan, dan Aceh, yang dijadikan satu durasi.
Untuk gaun malam, Sophie sampai berangkat ke Makassar untuk bertemu desainer Yusuf Isvania. Apakah nanti ada unsur budaya sana dalam gaun Sophie?
Ehmm, pastinya ada sentuhan Nusantara dari provinsi tertentu. Tapi, saya belum bisa spill untuk saat ini.
Sophie sendiri sudah riset atau belajar budaya Jepang sebagai bekal?
Sudah. Saya kebetulan punya teman lulusan sastra Jepang, saya banyak bertanya soal bahasa Jepang sekaligus cari tahu tentang budaya lainnya.
Indonesia pernah memenangi Miss International pada 2017. Namun, dua tahun terakhir, Indonesia belum sukses masuk placement. Bagaimana Sophie menghadapi kompetisi tahun ini?
Tentu saya akan seratus persen berusaha, mengupayakan segala yang saya bisa. Selebihnya, saya serahkan kepada Tuhan. Kemenangan duo Tata (Puteri Indonesia 2024 Harashta Haifa Zahra dan Puteri Indonesia Pariwisata 2024 Ketut Permata Juliastrid di Miss Supranational 2024 dan Miss Cosmo 2024, Red) juga menjadi inspirasi bagi saya. Kemenangan Harashta dan Permata awalnya menjadi tekanan, tapi sekarang saya anggap itu motivasi. Saya yakin setiap orang punya jalannya masing-masing.
Bagaimana Sophie menjaga kondisi untuk kompetisi? Apalagi, kondisi cuaca dan udara di Jepang mulai mendingin.
Tentunya banyak istirahat, banyak minum vitamin. Jaga makan juga, pilih makanan yang kaya protein, vitamin, dan serat. Olahraga rutin supaya nggak kaget dengan padatnya kegiatan nanti.
SOPHIE KIRANA, Puteri Indonesia Lingkungan 2024 tentang Miss International yang menjadi ajang tujuannya. Miss International 2024 juga menjadi kontes internasional pertama bagi Sophie.