JawaPos.com – Tidur nyenyak bisa tercapai jika kamar bebas dari barang-barang tertentu yang berpotensi mengganggu kualitas istirahat. Menghindari penyimpanan benda tertentu di kamar membantu menciptakan suasana tenang dan nyaman.
Tidur nyenyak adalah kondisi ketika tubuh dan pikiran benar-benar beristirahat sehingga energi pulih secara optimal.
Memahami benda apa saja yang sebaiknya tidak berada di kamar sangat penting agar kualitas tidur tetap terjaga.
Berikut 5 barang yang tidak boleh disimpan di kamar tidur agar tidur lebih nyenyak setiap malam dilansir dari laman The Spruce, Selasa (2/9):
1. Jam Alarm Mengganggu
Bunyi detak jam analog atau cahaya terang jam digital dapat memicu rasa cemas saat mencoba tidur. Gangguan kecil ini membuat otak terus terjaga dan sulit memasuki fase tidur dalam.
Menatap angka jam juga membuat tubuh merasa tertekan karena fokus pada berlalunya waktu. Lingkungan kamar seharusnya bebas dari distraksi visual maupun suara.
Gunakan jam alarm pintar yang bisa ditempatkan di luar kamar. Pilih model dengan suara lembut agar tetap bisa membangunkan tanpa mengganggu ritme tidur.
2. Telepon Aktif di Samping Tempat Tidur
Sinyal, cahaya layar, dan notifikasi telepon membuat otak sulit beristirahat penuh. Radiasi cahaya biru menekan produksi melatonin sehingga tidur terganggu.
Kebiasaan mengecek layar sebelum tidur memperburuk kondisi mata dan membuat pikiran terus aktif. Meletakkan telepon dekat kepala juga meningkatkan risiko terbangun mendadak akibat bunyi notifikasi.
Letakkan telepon di sudut meja jauh dari tempat tidur. Aktifkan mode jangan ganggu dengan tetap membuka akses untuk kontak darurat.
3. Sisa Makanan yang Mengganggu Aroma
Menyimpan makanan di kamar menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu kualitas istirahat. Aroma sisa makanan bisa membuat udara terasa pengap dan tidak segar.
Kehadiran makanan juga dapat menarik serangga atau hewan kecil. Sisa makanan di dekat tempat tidur membuat pikiran tidak tenang karena merasa ruangan kurang bersih.
Simpan makanan di dapur setelah selesai makan. Jika kamar sempat digunakan untuk makan, buka jendela agar udara segar masuk.
4. Tumpukan Barang Berantakan
Kamar yang penuh dengan barang tidak rapi memicu stres dan sulit membuat pikiran rileks. Kekacauan visual mempengaruhi kondisi mental sehingga tubuh enggan masuk fase istirahat penuh.
Saat ruangan berantakan, otak menafsirkan kamar sebagai tempat kerja, bukan tempat beristirahat. Lingkungan rapi memberi sinyal tenang dan membantu tubuh siap tidur.
Luangkan 10 menit sebelum tidur untuk merapikan kamar. Lipat pakaian, susun meja rias, dan pastikan semua barang pada tempatnya.
5. Mainan Hewan Berbunyi
Mainan anjing atau kucing yang berbunyi menimbulkan gangguan suara ketika hewan peliharaan aktif di malam hari. Bunyi mainan bisa membuat tidur terpotong dan sulit kembali pulas.
Kehadiran mainan bersuara membuat hewan terus bermain meski waktu istirahat. Kamar yang tenang akan sulit tercapai jika mainan dibiarkan berserakan.
Simpan mainan berderit di keranjang khusus sebelum tidur. Berikan mainan tanpa suara agar hewan tetap tenang saat berada di kamar.
Menjaga kamar tetap bebas dari benda pengganggu membantu menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan mendukung tubuh beristirahat dengan optimal. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah