JawaPos.com – Masalah sulit buang air besar (BAB) kerap dialami ibu hamil dan menjadi keluhan umum yang perlu ditangani dengan hati-hati.
Konstipasi selama kehamilan bisa disebabkan oleh perubahan hormon, tekanan rahim yang membesar, serta konsumsi suplemen zat besi yang memperlambat kerja usus.
Meski demikian, ada sejumlah cara aman dan alami yang bisa membantu mengatasi sembelit tanpa membahayakan kesehatan janin. Berikut tujuh tips praktis seperti dikutip dari Gleneagles dan UNM Health:
1. Perbanyak Asupan Serat
Menambahkan lebih banyak makanan berserat ke dalam menu harian adalah cara efektif untuk melancarkan pencernaan. Konsumsi buah-buahan seperti apel, pir, dan kiwi, serta sayuran seperti brokoli dan wortel, dapat membantu mempercepat pergerakan usus.
Untuk variasi, coba buat smoothie buah dengan chia seed atau nikmati salad segar setiap hari.
2. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Kurang minum bisa menyebabkan tinja menjadi kering dan sulit dikeluarkan. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan minum 8–10 gelas air per hari.
Selain air putih, Anda bisa mengonsumsi sup bening atau jus buah segar tanpa gula. Tambahkan potongan lemon atau mentimun ke dalam infused water untuk rasa yang lebih segar.
3. Rutin Olahraga Ringan
Aktivitas fisik ringan seperti jalan santai, yoga kehamilan, atau berenang dapat membantu merangsang pergerakan usus.
Lakukan olahraga ringan sekitar 20–30 menit setiap hari sesuai dengan kondisi tubuh. Sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan sebelum memulai jenis latihan tertentu.
Baca Juga: Kasus TBC di Tangsel Terus Meningkat, Angka Penderita Tembus 3 Ribu Kasus
3. Konsumsi Probiotik
Probiotik membantu menjaga keseimbangan bakteri baik dalam saluran pencernaan. Yogurt tanpa tambahan gula, kefir, dan tempe adalah sumber probiotik alami yang bisa dikonsumsi ibu hamil.
Untuk hasil maksimal, kombinasikan yogurt dengan buah tinggi serat seperti kiwi. Jika diperlukan, dokter juga bisa meresepkan suplemen probiotik.
5. Pilih Buah-Buahan Pelancar BAB
Buah plum, apel, dan kiwi mengandung serat tinggi dan senyawa alami seperti sorbitol yang bersifat laksatif ringan.
Konsumsi buah ini secara langsung atau sebagai tambahan dalam menu sarapan, seperti oatmeal dengan potongan apel, bisa membantu melancarkan pencernaan.
6. Konsultasikan Penggunaan Suplemen
Jika sembelit terus berlanjut, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Suplemen zat besi kadang perlu disesuaikan dosisnya atau diganti dengan jenis yang lebih ramah pada pencernaan.
Dalam beberapa kasus, dokter mungkin akan meresepkan pelunak tinja yang aman untuk ibu hamil. Hindari penggunaan obat pencahar tanpa pengawasan medis, terutama jika muncul gejala seperti nyeri perut atau BAB berdarah.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas secara rutin dan bijak, ibu hamil bisa tetap nyaman menjalani kehamilan tanpa terganggu oleh konstipasi. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah