Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Meraih Malam Lailatul Qadar: Panduan dari Ustaz Adi Hidayat

Indri Ramadani • Sabtu, 22 Maret 2025 | 12:00 WIB

Ustaz Adi Hidayat. (Instagram @adihidayatofficial)
Ustaz Adi Hidayat. (Instagram @adihidayatofficial)

JawaPos.com - Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan, dan puncaknya terletak pada 10 malam terakhir. Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa pada malam-malam ini, umat Islam dianjurkan meningkatkan ibadah. Di antara malam-malam itu, terdapat satu malam istimewa yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar.

Nabi Muhammad SAW menunjukkan kesungguhan luar biasa dalam menyambut 10 malam terakhir Ramadhan. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari, Sayidah Aisyah radhiallahu anha berkata:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ العَشْرُ الأَوَاخِرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

Artinya: "Rasulullah SAW apabila memasuki sepuluh malam terakhir, beliau mengencangkan ikat pinggangnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya." (HR. Bukhari, no. 2024)

Keutamaan Lailatul Qadar

Keutamaan Lailatul Qadar disebutkan dalam Al-Qur'an surah Al-Qadr ayat 1-3:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ۝ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ ۝ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ ۝

Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam Lailatul Qadar. Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 1-3)

Baca Juga: Cari Tempat Belajar untuk UTBK 2025? Coba 4 Study Cafe di Bintaro Ini!

Malam ini dipenuhi keberkahan karena turunnya para malaikat, termasuk Malaikat Jibril. Allah SWT berfirman:

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ ۝ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ ۝

Artinya: "Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar." (QS. Al-Qadr: 4-5)

Bagaimana Cara Meraih Lailatul Qadar?

Menurut Ustaz Adi Hidayat, cara terbaik meraih malam istimewa ini adalah dengan menghidupkan seluruh 10 malam terakhir. Nabi Muhammad SAW tidak hanya mencari malam-malam ganjil, tetapi mengisi semua malam dengan ibadah. Hal ini meningkatkan kemungkinan mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar.

Ada berbagai amalan yang dianjurkan, seperti shalat malam, membaca Al-Qur'an, berzikir, dan berdoa. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Sayidah Aisyah adalah:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, Engkau menyukai ampunan, maka ampunilah aku." (HR. Tirmidzi, no. 3513)

Baca Juga: Gold Medalist Urungkan Niatnya Kirim Uang Belasungkawa ke Keluarga Kim Sae Ron

Selain itu, Lailatul Qadar ditandai dengan suasana ketenangan dan kedamaian. Ustaz Adi Hidayat menyampaikan bahwa malam ini berbeda dari malam biasa, karena atmosfernya penuh rahmat dan keberkahan. Siapa yang mendapatkannya, akan merasakan ketenangan jiwa yang mendalam.

Keistimewaan Lailatul Qadar

Keistimewaan Lailatul Qadar bukan hanya dalam pahala yang berlipat ganda, tetapi juga penghapusan dosa. Dalam hadis disebutkan bahwa siapa yang menghidupkan malam ini dengan iman dan penuh harap kepada Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Kesungguhan dalam beribadah menjadi kunci utama mendapatkan Lailatul Qadar. Oleh karena itu, Ustaz Adi Hidayat menekankan agar kita tidak hanya fokus pada malam ganjil, tetapi memanfaatkan seluruh 10 malam terakhir Ramadhan. Dengan begitu, kita lebih berpeluang meraih malam penuh berkah ini.

Semoga kita semua diberi kekuatan untuk menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan dengan ibadah terbaik. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang mendapatkan kemuliaan Lailatul Qadar. Aamiin. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#Ustaz Adi Hidayat #ramadhan #lailatul qadar