Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

7 Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Bulan Syawal: Simak Keutamaan dan Cara Mengamalkannya

Rita Salsabilla • Selasa, 1 April 2025 | 08:00 WIB
Ilustrasi amalan sunnah di bulan Syawal (Dok. Freepik)
Ilustrasi amalan sunnah di bulan Syawal (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Bulan Syawal merupakan bulan yang penuh keberkahan bagi umat Islam. Bulan ini tidak hanya menjadi momen perayaan Idul Fitri sebagai penutup bulan suci Ramadhan, tetapi juga memiliki keutamaan yang mendukung keberlanjutan ibadah.

Syawal dikenal sebagai bulan kemenangan, di mana umat Islam merayakan hasil dari perjuangan spiritual selama Ramadhan.

Meskipun Ramadhan telah usai, bukan berarti semangat beribadah menurun. Justru, bulan Syawal menjadi kesempatan untuk mempertahankan kebiasaan baik yang telah terbentuk selama Ramadhan. 

Melansir dari laman Mega Syariah pada Senin (31/3), melalui berbagai amalan sunnah di bulan Syawal ini, umat Islam dapat terus meningkatkan ketakwaan dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

1. Puasa 6 Hari di Bulan Syawal

Berpuasa selama 6 hari di bulan Syawal memiliki keutamaan yang luar biasa. Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa berpuasa Ramadhan lalu melanjutkannya dengan pusa enam hari di bulan Syawal, maka itu setara dengan puasa sepanjang tahun." (HR. Muslim). Puasa ini dapat dilakukan secara berurutan maupun terpisah selama masih dalam bulan Syawal.

2. Puasa Senin dan Kamis

Amalan puasa Senin dan Kamis dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dari Aisyah ra: "Rasulullah SAW sangat antusias dan bersungguh-sungguh dalam melakukan puasa pada hari Senin dan Kamis." (HR. Tirmidzi, An-Nasai, Ibnu Majah, Imam Ahmad).

Puasa sunah Senin-Kamis dan puasa syawal bisa dilaksanakan sekaligus. Jadi, saat Anda melaksanakan ibadah syawal sekaligus puasa Senin-Kamis maka Anda berpeluang mendapatkan dua manfaat sekaligus.

3. Puasa Ayyamul Bidh

Puasa ini dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah, termasuk di bulan Syawal. Puasa Ayyamul Bidh setara dengan puasa sepanjang tahun, sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Dalam satu riwayat Bukhari dijelaskan keutamaan puasa ayyamul bidh. "Puasa tiga hari di setiap bulannya adalah seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR. Bukhari)

4. Memperbanyak Silaturahmi

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa menjaga tali silaturahmi dapat memperpanjang umur dan melapangkan rezeki. Oleh karena itu, momentum Syawal sangat baik untuk mempererat hubungan dengan keluarga dan sahabat.

5. Menikah di Bulan Syawal

Rasulullah SAW menikahi Aisyah RA pada bulan Syawal, sehingga menikah di bulan ini menjadi anjuran bagi umat Islam. Pernikahan di bulan Syawal dianggap membawa keberkahan dan menepis mitos yang menyebutkan larangan menikah pada bulan ini.

6. Memperbanyak Itikaf

Amalan lain yang bisa dilakukan selama bulan Syawal adalah memperbanyak itikaf di masjid. Jika seseorang belum sempat melaksanakan itikaf di bulan Ramadhan, bulan Syawal dapat menjadi waktu pengganti untuk melaksanakan ibadah ini. Rasulullah SAW pernah melaksanakan itikaf di 10 hari terakhir bulan Syawal untuk mengganti itikaf yang tertinggal selama bulan Ramadhan.

7. Bersedekah

Amalan bersedekah sangat dianjurkan sepanjang tahun, tetapi di bulan Syawal, bersedekah menjadi cara untuk melengkapi ibadah yang dilakukan selama Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda: "Infakkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barokah rizki tersebut. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu."

Editor : Candra Mega Sari
#cara mengamalkan #amalan sunnah #bulan syawal #ketentuan