JawaPos.com - Wajah yang menarik adalah dambaan banyak orang dan dianggap sebagai salah satu faktor yang menunjang kesempurnaan hidup. Setiap individu memiliki persepsi yang berbeda mengenai standar kecantikan. Lesung pipi seringkali menjadi daya tarik tersendiri. Meskipun secara medis dianggap sebagai kelainan, banyak orang justru beranggapan bahwa lesung pipi membuat wajah terlihat lebih menarik.
Lesung pipi adalah cekungan kecil yang muncul di pipi ketika seseorang tersenyum atau tertawa. Kondisi ini disebabkan oleh perbedaan struktur otot wajah. Lesung pipi sering dianggap sebagai 'cacat' wajah, namun tak sedikit pula yang menganggapnya sebagai daya tarik yang menambah manis penampilan.
Lesung pipi dapat muncul secara alami sejak lahir karena faktor genetik, atau bisa juga disebabkan oleh cedera atau operasi plastik. Keberadaan lesung pipi bisa bersifat sementara atau permanen, dan beberapa orang bisa memiliki lesung pipi sejak lahir atau baru muncul seiring bertambahnya usia.
Lesung pipi pada umumnya terbentuk karena adanya variasi pada struktur otot wajah yang bernama zygomaticus major. Otot ini berperan dalam mengangkat sudut mulut saat tersenyum. Pada kebanyakan orang, otot ini membentang dari tulang pipi hingga sudut mulut. Namun, pada orang yang memiliki lesung pipi, ujung otot ini terbagi menjadi dua bagian. Satu bagian menempel pada sudut mulut, sedangkan bagian lainnya menempel di bawahnya. Meskipun lesung pipi biasanya muncul di kedua pipi, ada juga kasus di mana hanya satu sisi wajah yang memiliki lesung pipi.
Ternyata, ada beberapa alasan ilmiah yang menjelaskan mengapa lesung pipi dapat membuat seseorang terlihat lebih rupawan. Berikut adalah penjelasannya dirangkum dari laman klikdokter.com.
1. Lesung Pipi Menghadirkan Kesan Keceriaan dan Mempesona
Lesung pipi sering dihubungkan dengan keceriaan dan daya tarik. Ketika seseorang tersenyum, lesung pipi terlihat jelas dan menciptakan kesan positif tentang kepribadian mereka. Memiliki lesung pipi membuat seseorang tampak ramah dan mudah bergaul, yang menjadikannya lebih menarik di mata orang lain.
2. Lesung Pipi Menambah Dimensi pada Wajah
Lesung pipi juga menambah dimensi pada wajah, membuatnya lebih menarik secara visual. Cekungan ini dapat memberikan tampilan yang lebih menonjol dan kompleks.
3. Lesung Pipi Memberikan Kesan Kewanitaan atau Maskulinitas
Selain itu, lesung pipi dapat memberikan kesan kewanitaan pada wanita dan maskulinitas pada pria, yang membuat pria dengan lesung pipi terlihat lebih percaya diri.
4. Lesung Pipi Membuat Wajah Terlihat Lebih Muda
Lesung pipi bisa membuat wajah tampak lebih muda, karena cekungan yang muncul saat tersenyum dapat mengurangi kesan penuaan.
5. Lesung Pipi sebagai Fokus Perhatian
Cekungan ini sering menjadi fokus perhatian orang, sehingga membuat seseorang terlihat lebih menarik.
6. Lesung Pipi menjadi Ciri Khas yang Memudahkan Dikenali
Mempunyai lesung pipi membuat orang mudah dikenali dan mudah diingat karena dengan keunikannya memiliki lesung pipi di mukanya. Bagi beberapa selebriti, lesung pipi menjadi ciri khas yang membuat mereka mudah dikenali.
7. Daya Tarik Kultural dan Populer
Fenomena ini juga menjadi bagian dari daya tarik kultural, dengan banyak tokoh terkenal seperti Audrey Hepburn dan Shahrukh Khan memiliki lesung pipi yang ikonik.
Bagi Anda yang ingin memiliki lesung pipi, operasi bisa menjadi pilihan. Prosesnya cepat, hanya sekitar 20–30 menit, dan tidak perlu rawat inap. Dokter bedah plastik akan memberikan obat bius lokal untuk mati rasa dan kemudian membuat lubang kecil pada kulit. Beberapa otot dan lemak dihilangkan agar lesung pipi terbentuk, lalu dijahit agar bentuknya permanen.
Setelah operasi, mungkin ada pembengkakan ringan yang akan menghilang dalam 2–3 hari. Selama 5 hari, disarankan untuk menjalani diet cair dan menghindari makanan padat. Hasil akhir terlihat setelah 2 bulan dan bersifat permanen, tetapi operasi ulang bisa dilakukan jika diperlukan.
Meski jarang terjadi, operasi lesung pipi juga memiliki risiko komplikasi. Berikut adalah beberapa komplikasi yang dapat terjadi, dilansir dari laman alodokter.com.
- Perdarahan berlebihan pada lokasi operasi
- Kerusakan saraf wajah
- infeksi
- Kegagalan operasi, seperti lesung pipi tidak simetris
- Munculnya jaringan parut
Jika Anda mengalami pendarahan berlebihan atau keluar cairan di sekitar lokasi operasi, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Editor : Candra Mega Sari