JawaPos.com – Tumit pecah-pecah merupakan masalah yang sering dianggap sepele, namun jika dibiarkan, kondisi ini bisa berkembang menjadi lebih serius. Selain dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, tumit pecah-pecah juga berisiko menimbulkan infeksi jika retakan yang lebih dalam terjadi. Oleh karena itu, penting untuk memberi perhatian ekstra pada kesehatan kaki, terutama bagian tumit.
Salah satu cara yang paling efektif untuk merawat tumit pecah-pecah di rumah adalah dengan menjaga kelembapan kulit. Gunakan pelembap kental, seperti Eucerin, Cetaphil, atau Skinfood, yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit kaki.
Beberapa pelembab mengandung bahan tambahan seperti urea, salicylic acid atau alpha hydroxy acid yang berfungsi untuk menghilangkan sel kulit mati. Meskipun bermanfaat, beberapa bahan ini dapat menyebabkan rasa perih atau iritasi pada kulit, jadi pastikan untuk menggunakannya dengan hati-hati.
Selain pelembab, berikut rutinitas perawatan kaki yang baik untuk mengatasi tumit pecah-pecah yang dihimpun dari mayoclinic.org:
1. Rendam Kaki
- Rendam kaki dalam air hangat selama sekitar 10 menit.
- Anda bisa menambahkan sabun lembut ke dalam air untuk membantu membersihkan kaki dan melembutkan kulit.
2. Keringkan Kaki
- Setelah merendam, keringkan kaki dengan handuk lembut. Pastikan kaki benar-benar kering, terutama di antara jari-jari kaki.
3. Gosok Tumit
- Gunakan loofah atau penggosok kaki untuk menghilangkan sel kulit mati dan menghaluskan kulit tumit. Gosok dengan lembut untuk menghindari iritasi.
4. Gunakan Pelembab
- Oleskan pelembab kental berbahan dasar urea, asam salisilat, atau asam alfa hidroksi, seperti Eucerin atau Cetaphil, yang dapat membantu menjaga kelembaban dan memperbaiki kulit kaki.
5. Pakai Petroleum Jelly
- Setelah mengoleskan pelembab, gunakan petroleum jelly (seperti Vaseline) pada tumit untuk memberikan lapisan pelindung ekstra dan meningkatkan kelembaban.
6. Kenakan Kaus Kaki Katun
- Kenakan kaus kaki katun tipis setelah menggunakan pelembab dan petroleum jelly untuk membantu menjaga kelembaban tetap terkunci dan memberi waktu pelembab bekerja saat tidur.
7. Perawatan Rutin
- Ulangi rutinitas ini setidaknya dua kali sehari (pagi dan malam) untuk hasil yang optimal. Fokus pada tumit dan bagian kaki yang kering atau pecah-pecah.
Merawat tumit pecah-pecah memang membutuhkan sedikit perhatian ekstra, tetapi dengan rutinitas yang konsisten dan penggunaan produk yang tepat, Anda dapat melihat perbedaan yang signifikan dalam waktu relatif singkat.
Jika setelah melakukan perawatan mandiri, Anda masih mengalami masalah atau kondisi Anda memburuk, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli perawatan kulit. Mereka dapat memberikan saran yang lebih spesifik atau merekomendasikan pengobatan medis yang mungkin diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut.
Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati, jadi jangan tunggu hingga tumit Anda pecah-pecah parah. Perawatan rutin yang baik dapat membantu Anda menjaga kaki tetap sehat, halus, dan bebas dari masalah kulit.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah