JawaPos.com – Imlek bukan hanya sekadar perayaan Tahun Baru bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga momen tradisi yang penuh dengan makna mendalam. Salah satu tradisi yang tidak pernah dilewatkan menjelang perayaan Imlek adalah membersihkan rumah.
Namun, tradisi ini bukan hanya soal kebersihan, melainkan mengandung filosofi dan kepercayaan yang telah diwariskan secara turun temurun.
Simak penjelasan berikut untuk mengetahui alasan, mitos, dan fakta di balik tradisi dan pantangan perayaan Imlek mengutip laman Sinarmas Land pada Senin, (27/1).
Mengapa Membersihkan Rumah Sebelum Imlek Itu Penting?
Tradisi ini memiliki makna mendalam yang bertujuan menyapu bersih sisa-sisa kemalangan dan energi negatif yang mungkin menumpuk selama tahun sebelumnya.
Dengan begitu, rumah menjadi ruang yang siap menyambut keberuntungan, rezeki, dan kebahagiaan di tahun baru.
Namun, terdapat aturan penting yang harus diperhatikan yaitu membersihkan rumah tidak boleh dilakukan pada hari pertama perayaan Imlek.
Kepercayaan ini menyebutkan bahwa menyapu pada hari tersebut sama saja dengan membuang keberuntungan dan rezeki yang baru saja masuk.
Dekorasi Imlek Sebagai Simbol Keberuntungan dan Energi Positif
Selain membersihkan rumah, menghias rumah dengan warna merah dan bunga khas menjadi tradisi yang selalu dilakukan dalam menyambut perayaan Tahun Baru Imlek.
Warna merah yang dipercaya membawa keberuntungan juga berfungsi untuk mengusir roh jahat atau makhluk mitos bernama Nian, yang diyakini takut dengan warna tersebut.
Berikut beberapa dekorasi populer dan bunga-bunga khusus yang digunakan masyarakat Tionghoa dalam menyambut perayaan Imlek.
- Lentera Merah: Simbol keberuntungan dan perlindungan dari energi negatif.
- Krisan (Chrysanthemum): Melambangkan panjang umur dan kedamaian
- Jeruk Mandarin (Orange Citrus): Simbol keberlimpahan dan kesejahteraan.
- Narcissus China (Chinese Narcissus): Pembawa keberuntungan dan kemakmuran.
- Hydrangea: Memberikan energi positif.
- Rhododendron: Melambangkan harmoni dan keberkahan.
Dekorasi ini tidak hanya mempercantik rumah, tetapi juga dipercaya meningkatkan feng shui, memancarkan energi positif, dan membawa keberuntungan bagi penghuni rumah.
Pantangan Saat Imlek: Hindari Kesialan dengan Mematuhi Aturan
Selain hal-hal yang wajib dilakukan, terdapat pula pantangan yang sebaiknya dihindari selama perayaan Imlek, berikut ini penjelasannya:
- Duduk di kamar tidur pada hari perayaan Imlek diyakini dapat membawa kesialan bagi penghuni rumah.
- Sebagai gantinya, seluruh anggota keluarga termasuk yang sedang sakit, dianjurkan untuk tetap berkumpul di ruang tamu untuk menyambut tamu dan merayakan bersama.
- Mengucapkan “Selamat Tahun Baru Imlek” di kamar tidur juga dipercaya dapat menghilangkan keberuntungan selama satu tahun ke depan.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah