JawaPos.com - Usia 25 tahun seringkali menjadi titik di mana kita mulai membandingkan pencapaian diri dengan teman sebaya. Melihat mereka sudah menikah, memiliki anak, atau meraih gelar S2, kita mungkin merasa tertinggal.
Hal ini sering disebut quarter life crisis atau krisis seperempat abad, dimana seseorang berusia 18-30 tahun merasa tidak memiliki arah, khawatir, dan bingung akan ketidakpastian hidupnya.
Padahal, kebahagiaan sejati tidak ditentukan oleh pencapaian materi, melainkan oleh bagaimana kita memandang diri sendiri. Melansir dari laman Psychology Today pada Sabtu (25/1), ada lima tips yang bisa kita lakukan untuk menemukan kebahagiaan di usia ini.
Karena kebahagiaan sejati memang harus kita temukan dan ciptakan, bukan hanya sekadar dicari. Yuk, simak apa saja!
1. Berhenti Membandingkan Hidupmu dengan Orang Lain
Tidak bisa dimungkiri bahwa rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau dibandingkan rumput milik kita sendiri. Artinya semua orang memang memiliki kecenderungan untuk selalu melihat milik orang lain lebih berharga ketimbang apa yang dirinya miliki.
Padahal dengan terus membandingkan hidupmu dengan orang lain akan membuatmu tidak pernah merasa puas terhadap segala hal yang kamu miliki dalam hidup. Itulah pentingnya untuk memiliki rasa syukur supaya kamu berhenti membandingkan hidupmu dan merasa cukup dengan semua yang dimiliki.
2. Terapkan Prinsip Hidup YOLO (You Only Live Once)
YOLO merupakan prinsip yang memiliki arti kamu hanya hidup sekali. Oleh karena itu, lakukan apapun yang ingin kamu lakukan. Raih apapun yang menjadi impianmu dan temukan bahagiamu dengan menerapkan prinsip YOLO. Karena memang kamu hanya hidup sekali di dunia ini, jadi harus kamu maksimalkan hal-hal yang ingin kamu lakukan.
3. Menjaga Pola Hidup Sehat
Salah satu hal yang paling penting untuk dilakukan di usia 25 tahun adalah menjaga pola hidup sehat. Karena dengan menerapkan pola hidup sehat tubuhmu akan menjadi lebih segar dan mood atau suasana hatimu akan menjadi lebih stabil. Karena saat rutin berolahraga tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang dapat membuat mood menjadi lebih baik.
4. Melakukan Detoks Media Sosial
Terlalu fokus melihat kehidupan orang lain yang diunggah di feed Instagram membuat kita semakin tertekan. Padahal kenyataan yang sebenarnya kita tidak pernah tahu kehidupan yang mereka jalani.
Apalagi sudah ada aturan tak tertulis bahwa yang wajib untuk diunggah di media sosial adalah hal yang bahagia-bahagia saja. Untuk itu, diperlukan detoks media sosial supaya kamu tidak terlalu bergantung kepada dunia maya untuk menentukan standar hidupmu.
5. Mendekatkan Diri kepada Tuhan
Hal paling utama yang harus kamu lakukan adalah dengan mendekatkan diri kepada Tuhan. Saat kamu mendekatkan diri kepada-Nya dan berdoa untuk diberikan kebahagiaan, maka Tuhan akan hadirkan itu ke dalam hidupmu.
Jadi, sambil menerapkan keempat tips di atas, jangan lupa untuk menerapkan prinsip terakhir yang paling utama ini. Segala kecemasan dan kekhawatiran hidup di usia 25 tahun tidak usah terlalu dibuat overthinking.
Hidup saja sesuai keinginan hatimu dan gapai semua mimpimu karena usia 25 tahun adalah waktu yang tepat untuk kamu menemukan bahagiamu. Cheer up!
Editor : Candra Mega Sari