Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Ragam Makanan Khas Imlek dari Berbagai Negara Asia, Tak Melulu Identik dengan Kue Keranjang

Melati Septyana Pratiwi • Kamis, 23 Januari 2025 | 15:00 WIB
Makanan khas Imlek di Asia
Makanan khas Imlek di Asia

JawaPos.com - Makanan khas Imlek menjadi tradisi yang tak terpisahkan dalam setiap perayaan Tahun Baru Imlek. Menikmati hidangan yang memiliki makna mendalam bersama keluarga seperti sebuah keharusan.

Selain kue keranjang yang populer di Indonesia, negara-negara Asia lainnya juga memiliki hidangan khas Imlek yang kaya akan makna dan cita rasa. Daripada penasaran, berikut adalah makanan khas Imlek dari negara-negara Asia, dilansir dari laman Simplot Foods

1. Ikan Kukus

Makanan khas Imlek di Tiongkok cukup beragam, tapi salah satu yang populer dan menjadi hidangan utama ada ikan utuh yang dikukus. Terdengar sederhana namun memiliki makna mendalam.

Ikan dalam Bahasa Tionghoa terdengar seperti 'surplus'. Diyakini, jika mereka menabung, pada tahun berikutnya akan mendapatkan lebih banyak uang.

Oleh karena itu, secara simbolis masyarakat Tionghoa akan memakan kepala dan ekor ikan dengan harapan bisa memulai awal tahun dan mengakhirinya dengan surplus.

2. Kue Chung

Makanan khas Imlek selanjutnya berasal dari Vietnam yakni Kue Chung yang terdiri dari beras ketan, kacang hijau, dan daging babi. Semua bahan dibungkus dengan daun bambu.

Kue chung sendiri melambangkan tanah yang mengungkap rasa terimakasih kepada bumi, langit, hingga leluhur. Uniknya, membuat kue chung dilakukan bersama dengan keluarga tercinta.

Mereka semua akan duduk di sekitar api dan mulai saling tukar cerita masa lalu dan melontarkan harapan masa depan.

3. Tteokguk

Jika melihat ejaan nama makanan khas Imlek satu ini, sudah bisa ditebak asalnya dari Korea Selatan. Hidangan ini cocok disajikan pada malam Tahun Baru Imlek lantaran dapat menghangatkan suasana.

Tteokguk sendiri berupa kaldu hangat berisi kue berat, jamur, telur, serta irisan sayur. Biasanya bentuk kue beras cenderung oval seperti koin. Bentuk ini seolah mengungkap harapan-harapan baik dan juga simbol kekayaan.

4. Yusheng

Yusheng biasa disajikan saat Imlek oleh masyarakat etnis Tionghoa di Malaysia dan Singapura. Dalam satu sajian, Yushen terdiri dari ikan mentah yang berwarna-warni, sayuran parut, jeruk bali, kacang tanah, serta crackers yang disuguhi bersama saus plum.

Hidangan yang tampak mewah ini muncul pada ritual Lou Hei yang berarti 'naik'. Pada momen ini orang-orang akan berdiri di sekitar meja dan melemparkan komponen makanan ke atas menggunakan sumpit. Kegiatan ini dilakukan untuk menyambut kelimpahan dan kesejahteraan di tahun baru.

Makanan khas Imlek di Asia Tenggara ternyata cukup beragam dan bahkan cara menikmatinya pun unik sekaligus memiliki makna mendalam. Di Indonesia sendiri perayaan tahun baru Tionghoa tak kalah meriah dengan menyajikan sejumlah hidangan seperti mie panjang umur, kue bulan, dan kue keranjang.

Editor : Candra Mega Sari
#tradisi #asia tenggara #kue keranjang #makanan khas imlek #negara asia