Jika tidak ditangani dengan baik dan segera, karat ini tidak hanya merusak tampilan kendaraan, tetapi juga mengancam keselamatan karena bisa melemahkan kerangka dan mesin pada mobil.
Karat merupakan masalah umum yang dapat merusak mobil, baik dari segi penampilan maupun dapat membuat body mobil keropos. Karat terjadi akibat reaksi kimia atau oksidasi antara besi dengan air dan oksigen.
Pada penjelasan kali ini, kita akan membahas bagian mobil yang rawan terkena karat, faktor penyebabnya, langkah pencegahan, hingga solusi terbaik untuk mengatasi karat.
Pastikan mobil anda tetap dalam kondisi prima meski dihadapkan pada cuaca ekstrim yang tak bersahabat! Berikut penjelasannya dilansir dari laman Toyota Astra.
Baca Juga: Kenali Ragam Teknologi Mobil Hybrid: HEV, PHEV, MHEV, Pilihan Tepat Kendaraan Efisien dan Ramah Lingkungan
Bagian Mobil yang Rawan Karat
Terdapat beberapa bagian mobil yang rawan terkena karat, di antaranya:
1. Kolong Mobil (Sasis/Rangka): Bagian ini sering terkena cipratan air dan kotoran saat melintasi jalanan basah, terutama saat musim hujan, sehingga rentan mengalami korosi.
2. Engsel Pintu: Bagian jalur air di engsel sering kali basah dan mudah muncul karat bila tidak dibersihkan.
3. Atap dan Ruang Mesin: Bagian atap sering terlupakan setelah terkena hujan, salah satu penyebabnya adalah gelembung yang dapat dipastikan sebagai karat. Sementara ruang mesin juga bisa dipenuhi kotoran dari area kaki-kaki depan.
Faktor Penyebab Karat pada Mobil
Penyebab karat pada mobil bukan hanya disebabkan karena musim hujan, terdapat beberapa faktor lain, di antaranya:
1. Air Hujan: Kandungan air mineral tinggi dan sifat korosifnya dapat mengikis lapisan cat, terutama di daerah dengan polusi udara yang tinggi dan tercampur ke dalam air hujan.
2. Proses Cuci Mobil: Disebabkan kualitas air tanah yang bermineral tinggi, alat pembersih abrasif, dan cairan pencuci yang salah bisa mengikis lapisan pelindung cat.
3. Body lecet: Goresan atau baret ringan yang dibiarkan dapat menjadi pintu masuk atau penyebab utama terjadinya karat, sehingga perlu segera diperbaiki di bengkel.
Cara Mencegah Karat di Mobil
1. Cuci Mobil dengan Tepat: Dapat dilakukan dengan rutin mencuci mobil, hindari lokasi di bawah terik matahari, di bawah pohon, atau di malam hari. Gunakan kain kanebo untuk mengeringkan dan kain microfiber untuk membersihkan kotoran yang masih tertinggal.
2. Gunakan Peralatan dan Air yang Sesuai: Pilih sikat plastik, pembersih non-abrasif, dan air yang berkualitas baik. Bersihkan secara menyeluruh, termasuk bagian kolong mobil yang rentan terkena karat.
3. Periksa secara Rutin: Periksa bodi mobil untuk mendeteksi potensi karat, seperti noktah merah di permukaan logam yang mengelupas saat dikerok. Meski memiliki lapisan pelindung, pastikan perawatan mobil tetap dilakukan secara rutin agar lapisan tidak cepat terkikis.
Solusi Mengatasi Karat pada Body Mobil
1. Gunakan paint protection dengan menambahkan lapisan pelindung cat untuk mencegah pengikisan lapisan pelindung asli akibat usia dan perawatan yang kurang optimal.
2. Lapisi ulang anti-karat dengan fokus pada area di bawa dek, kaki-kaki mobil, ruang mesin, bagian dalam spakbor, di dalam ruang mesin, dan dan panel pintu. Lakukan di bengkel resmi agar mendapat hasil yang lebih maksimal.
Editor : Candra Mega Sari