Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Hanakotoba dalam Anime Wonder Egg Priority (Bagian Satu): dari Shiroiyuri sebagai Ungkapan Bela Sungkawa sampai Ajisai yang Jadi Simbol Rasa Syukur

Erie Dewangga • Sabtu, 21 Desember 2024 | 18:30 WIB

Hanakotoba dalam serial anime Wonder Egg Priority garapan Shin Wakabayashi
Hanakotoba dalam serial anime Wonder Egg Priority garapan Shin Wakabayashi

JawaPos.com — Dalam serial anime Wonder Egg Priority karya Shin Wakabayashi, bahasa bunga menjadi pusat perhatian sejak penayangan perdana episode pertamanya. Yuk, simak artikel berikut membahas hanakotoba dari beberapa bunga yang hadir dalam serial animasi Wonder Egg Priority.

Shiroiyuri: Kesucian, Komitmen, dan Simpati

Bukan kebetulan bahwa bunga pertama yang penonton lihat dalam serial anime orisinal ini adalah lili putih (Lilium candidum), sebab bunga ini—bersama dengan bunga sakura—menjadi referensi bunga yang paling umum yang biasa muncul dalam banyak judul anime.

Hadirnya lili putih sebagai simbol dalam berbagai serial televisi animasi Jepang biasanya merujuk pada satu, jika tidak lebih, wanita dalam anime tersebut yang menjalin hubungan (romantis) satu sama lain. Sehingga, praktis, shiroiyuri (白いユリ), menjadi metafora tema Girl’s Love yang ada dalam produk-produk budaya pop Jepang seperti anime dan manga.

Secara umum, bunga lili putih melambangkan komitmen, kepercayaan, dan kelahiran kembali; dalam hanakotoba, bunga lili putih berarti kemurnian dan kesucian; sedangkan, dalam floriografi era Victoria, bunga lili putih menyimbolkan kepolosan, kesederhanaan, dan kebajikan.

Selain menjadi bunga yang membawa makna simpati, sebab bunga ini telah menjadi bunga pemakaman sebagai cara untuk mewakili kembalinya seseorang kepada kesucian setelah kematian, shiroiyuri juga kerap dipakai sebagai buket untuk acara pernikahan karena makna komitmen yang dibawanya.

Selain itu, dalam serial Wonder Egg Priority, lili putih juga menjadi salah satu bunga, selain lili jingga, yang berasosiasi dengan tokoh Rika Kawai, dengan mana bunga ini mengisyaratkan bahwa kebencian Rika sejalan dengan jenis kepolosan yang lebih murni atau perasaan yang lebih tulus daripada sikap acuh-tak acuh dan suka menumpang yang melekat padanya sejak awal episode.

Orenjiyuri: Balas Dendam dan Kebencian yang Mendalam

Bunga berikutnya adalah lili jingga (Lilium bulbiferum). Bunga lili berwarna jingga memiliki beberapa makna yang sering kali saling bertentangan; sehingga bahasa bunga dari orenjiyuri (オレンジユリ) ini sangatlah bergantung pada konteks kemunculannya. Pun, tiap varietas lili jingga miliki makna yang berbeda-beda, misalnya bunga lili macan (yang hanya berwarna oranye dan memiliki bintik-bintik hitam) melambangkan kekayaan.

Namun, dalam hanakotoba (dan juga dalam floriografi Barat), orenjiyuri, selain bermakna momen-momen bahagia serta menikmati hidup, bunga ini juga dapat melambangkan balas dendam atau kebencian yang mendalam.

Bunga lili jingga merupakan bunga yang spesifik dan bertujuan untuk ditampilkan ketika tokoh Rika Kawai diperkenalkan, terutama jika diikuti dengan hamparan bunga lili putih yang melambangkan kemurnian, cinta sejati, kepolosan, dan kesucian, serta jalan pintas untuk cinta para gadis. Cara Shin Wakabayashi dalam menyorot bunga lili putih hingga tampak sebagai lili jingga ketika matahari terbenam, menjadi petunjuk dari ketidakstabilan emosi dan perasaan kontradiktif di dalam karakter si gadis mantan idol tersebut.

Fuji: Umur Panjang, Dimabuk Cinta, dan Hubungan yang Langgeng

Bunga hujan ungu (Wisteria sinensis) atau fuji (藤) mewakili umur panjang dan keabadian, oleh karenanya bunga ini sering digunakan sebagai lambang kekuatan cinta yang dapat bertahan melalui ujian waktu. Sebaliknya, dalam floriografi era Victoria, wisteria juga dapat menjadi kata peringatan untuk cinta atau perasaan yang terlalu kuat terhadap orang lain. Di Jepang, bunga ini membawa hanakotoba yang mewakili keberuntungan, kebaikan, umur panjang, sampai dengan dimabuk cinta.

Baca Juga: Hanakotoba dalam Anime Heike Monogatari (Bagian Tiga): Dari Shaga sebagai Simbol Perubahan sampai Tachiaoi yang Jadi Lambang Ambisi

Selain itu, bunga ini juga biasa dipakai sebagai ungkapan harapan agar mendapat keberuntungan, menyambut seseorang di kota atau rumah baru, merayakan masa muda, mengekspresikan kasih sayang anda setelah bertemu seseorang yang spesial untuk pertama kalinya, pengabdian yang serius, serta kelahiran baru.

Dalam Wonder Egg Priority, Bunga wisteria muncul beberapa kali, salah satunya adalah sebagai bingkai latar yang menyambut Ai ketika ia berpindah dari "dunia nyata" ke taman tempat ia dapat membeli telur yang ia yakini dibutuhkannya untuk "menyelamatkan" Koito.

Selain itu, wisteria yang tumbuh di taman milik Aca dan Ura-Aca juga menjadi perangkat bingkai yang penting selama dua episode terakhir, dengan mana bunga-bunga itu digunakan untuk membingkai keempat gadis di pengujung episode sebagai penghormatan atas persahabatan mereka yang tumbuh dan ikatan mereka yang semakin kuat seiring berjalannya waktu.

Himawari: Kecemerlangan, Kesetiaan, dan Kebahagiaan Sepanjang Usia

Bunga matahari (Helianthus annuus), atau yang disebut dengan himawari (ひまわり) ini menjadi bunga yang berasosiasi dengan diri Ai Ohto, tokoh utama serial ini, dengan mana si gadis heterokromia ini mengenakan hoodie bergambar bunga matahari sebagai pakaian sehari-harinya saat dia berada di luar realitas sebagai seorang yang tertutup.

Bunga matahari memang memiliki banyak makna, dan kesemuanya cenderung positif. Dalam hanakotoba, bunga ini melambangkan cahaya atau kecemerlangan, cinta yang penuh gairah, kesetiaan, pemujaan, dan rasa hormat. Secara lebih luas, himawari dapat berarti kebahagiaan yang langgeng, kepositifan, kekuatan, dan umur panjang.

Jika anda bertanya-tanya mengapa seorang penyendiri yang dihantui oleh trauma masa lalunya, seperti Ai Ohto diasosiasikan dengan kepositifan alami bunga matahari, maka episode kedua dari Wonder Egg Priority memiliki jawabannya.

Hal ini menjadi menarik saat melihat konteks karakterisasi Ai, yang melihat dirinya sendiri sebagai sesuatu yang jauh dari berbagai sifat positif ini meskipun dengan berani mengenakan bunga matahari. Hal ini dapat menjadi komentar tentang bagaimana orang lain, khususnya sahabatnya, melihatnya meskipun ia tampak muram. Fakta bahwa satu gambar close-up ditampilkan bersamaan dengan luka yang diderita Ai di Dunia Mimpi memberi tahu penonton bahwa ia mungkin pernah menjadi orang yang lebih positif dan bahagia, tetapi tidak lagi demikian atau bagian dirinya itu secara langsung "terluka" oleh berbagai keadaan.

Deijī: Perhatian dan Permintaan Maaf

Agak sukar untuk menduga mana jenis bunga yang tepat dalam adegan ini, sebab antara aster dan daisy memang cukup mirip dengan mana bunga bernama ilmiah Bellis perennis ini masih berada dalam genus asteraceae.

Pendapat pertama, jenis bunga yang muncul di meja Sawaki-sensei saat Ai menemuinya adalah daisy atau sendurat inggris. Meskipun identik berwarna putih, tetapi ada juga varietasnya yang berwarna ungu, seperti dari spesies Brachyscome iberidifolia.

Deijī (デイジー) berwarna ungu dalam floriografi Barat dapat berarti kebanggaan, keindahan, atau daya tarik; sedangkan dalam hanakotoba, bunga ini melambangkan perhatian, kedamaian, persatuan, spontanitas, kebanggaan, keningratan, dan permintaan maaf.

Shion: Kesabaran, Pesona Unik, dan Tidak Akan Melupakanmu

Kemudian, ada yang mengatakan bahwa bunga di meja Sawaki-sensei sebagai aster (Aster amellus), yang dalam floriografi era Victoria melambangkan sifat yang mungil, pesona yang unik, dan kesabaran; sedangkan dalam hanakotoba, ia merepresentasikan ungkapan untuk tidak melupakan seseorang.

Baca Juga: Hanakotoba dalam Anime Heike Monogatari (Bagian Satu): Mulai Azalea sampai Sakura, dari Keluhuran Budi Ningrat hingga Kehidupan yang Cepat Berlalu

Bunga yang juga disebut dengan shion (紫苑) ini diberikan sebagai hadiah untuk menjanjikan kesabaran dan atau menasihati siapapun untuk bersabar. Aster, secara khusus, dapat menunjukkan kecantikan bangsawan atau bangsawan dan pesona yang langka (seperti heterokromia Ai, yang telah disebutkan oleh Sawaki-sensei sebagai titik pesonanya). Selain itu, makna hanakotoba-nya juga sesuai dengan konteks kehadiran bunga ini sebagai ungkapan perasaan duka mendalam serta wujud dari janji Ai untuk tidak melupakan sang sahabat, Koito Nanase.

Tsukimisō: Keputus-asaan, Ketidak-kekalan, dan Tidak Bisa Hidup Tanpamu

Bunga-bunga kecil berwarna merah muda yang disorot di sekitar kaki Koito Nanase saat kematiannya adalah bunga primrose, lebih tepatnya rosy evening-primrose (Oenothera rosea).

Bunga yang dikenal sebagai tsukimisō (月見草) ini, dalam hanakotoba berarti keputusasaan; sedangkan dalam floriografi era Victoria, bunga ini melambangkan cinta masa muda yang mudah berubah, ketidak-kekalan, keputusasaan, dan ungkapan bahwa "Aku tidak bisa hidup tanpamu."

Seperti halnya dengan lili putih, tsukimisō juga dapat memiliki makna yang terkait dengan feminitas serta masa muda, sebab maknanya mendukung fakta bahwa hubungan di antara Koito dan Ai adalah sesuatu yang lebih dari sekadar persahabatan (meskipun mereka tidak saling mengungkapkannya secara terbuka).

Ajisai: Penyesalan, Rasa Syukur, dan Perhatian

Hydrangea atau ajisai (紫陽花) merupakan kumpulan bunga yang mekar dalam berbagai warna, mulai dari biru, merah muda, ungu, sampai putih, yang mana warnanya bergantung pada pH tanahnya. Bunga yang juga disebut sebagai hortensia (Hydrangea macrophylla) ini mencakup spektrum makna yang luas, mulai dari kelimpahan, emosi yang tulus, rasa syukur, sampai kesombongan; tergantung warna bunganya.

Hortensia biru membawa hanakotoba sebagai permintaan maaf dan penyesalan; saat ini, kehadiran warna biru yang elegan dengan anggun menandakan ketenangan dan rasa syukur. Hydrangea ungu melambangkan harga diri, keningratan, rasa syukur, dan tenggang rasa; warnanya yang mewah membawa kesan kedudukan yang tinggi. Sedangkan ajisai merah muda melambangkan perhatian, keanggunan, dan cinta; warnanya yang cantik sangat ideal untuk mengungkapkan kasih sayang dan kekaguman kepada seseorang.

Dalam Wonder Egg Priority, bunga ini membingkai pertemuan di antara Rika Kawai dengan Ai Ohto, yang bisa berarti terima kasih atas pengertian, tetapi juga sifat yang tidak berperasaan atau kesombongan yang luar biasa.

Sikap yang ditunjukkan oleh Rika tidak sepenuhnya palsu, tetapi juga merupakan perisai yang diperlukan antara dirinya dan seluruh dunia yang langsung ia tempatkan di antara dirinya dan orang lain, bahkan saat ia memasukkan dirinya ke dalam kehidupan mereka seperti yang ia lakukan dengan Ai. Tindakannya melukai diri sendiri tidaklah mengejutkan, dan hal itu disajikan dengan cara yang biasa saja yang menunjukkan kebiasaan yang sudah mengakar kuat daripada kejadian yang hanya terjadi sekali.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#anime #Wonder Egg Priority #Shin Wakabayashi #hanakotoba #bunga