JawaPos.com - Mengelola asma dan alergi saat bepergian memerlukan persiapan matang. Langkah-langkah antisipasi yang diambil sebelum berangkat dapat mencegah terjadinya gangguan kesehatan yang mengganggu perjalanan.
Asma merupakan gangguan pernapasan kronis yang menyebabkan penyempitan saluran udara. Sementara alergi adalah reaksi sistem imun terhadap zat tertentu yang dianggap berbahaya, meskipun sebenarnya tidak.
Pengetahuan yang memadai mengenai cara menangani asma dan alergi selama bepergian sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan perjalanan.
Berikut adalah tujuh tips yang dapat diikuti oleh penderita asma dan alergi agar perjalanan tetap nyaman dan aman, dilansir dari laman Budgetair, Jumat (13/12).
1. Persiapkan Obat-obatan Dengan Teliti
Pastikan semua obat yang diperlukan tersedia dalam jumlah cukup dan tersimpan dalam wadah berlabel. Tambahkan gelang identifikasi medis untuk membantu petugas menangani kondisi mendadak.
Daftar kondisi dan pengobatan dapat mempermudah komunikasi dengan tenaga medis. Pertimbangkan juga untuk menjalani tes “kebugaran untuk terbang” untuk memastikan kesiapan tubuh terhadap tekanan udara kabin.
Jangan lupa untuk membawa cadangan obat untuk mengantisipasi keterlambatan perjalanan. Simpan semua obat di tempat yang mudah dijangkau, seperti tas tangan atau ransel.
2. Peraturan Membawa Obat di Pesawat
Maskapai umumnya mengizinkan obat penting seperti inhaler asma dan auto-injector. Obat cair dengan kapasitas lebih dari 100 ml mungkin memerlukan izin khusus dari otoritas keamanan.
Siapkan dokumen pendukung seperti resep dokter atau surat keterangan medis. Beritahu staf keamanan dan awak kabin mengenai obat yang dibawa untuk menghindari masalah.
Bawa obat dalam wadah aslinya agar lebih mudah diidentifikasi. Tempatkan obat dalam tas yang mudah dijangkau selama penerbangan untuk keadaan darurat.
3. Menghindari Alergi saat Makan di Pesawat
Beritahukan kebutuhan makanan khusus kepada maskapai setidaknya 48 jam sebelum keberangkatan. Maskapai tertentu menawarkan zona bebas alergen atau makanan khusus yang aman.
Membawa makanan ringan sendiri bisa menjadi solusi untuk menghindari risiko. Pastikan makanan yang dibawa bebas dari bahan alergen yang memicu reaksi.
Periksa ulasan maskapai untuk mengetahui kebijakan mereka terhadap alergi makanan. Selalu siapkan antihistamin atau obat alergi lain sebagai langkah pencegahan.