7 Manfaat Brokoli untuk Kesehatan, Mulai dari Mencegah Kanker hingga Memperlambat Penuaan
Ibnu Baihaqi• Selasa, 10 Desember 2024 | 18:00 WIB
Foto brokoli
JawaPos.com - Brokoli merupakan sayuran hijau yang sering dijadikan bahan utama dalam berbagai hidangan. Selain itu, sayuran yang memiliki bentuk seperti payung ini juga dapat digunakan sebagai pewarna alami makanan.
Sebagai salah satu sayuran paling bergizi, brokoli mengandung sejumlah nutrisi penting yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Melansir dari situs kesehatan Halodoc, berikut tujuh manfaat brokoli untuk kesehatan.
1. Mencegah Kanker
Sulforaphane yang terkandung dalam brokoli mampu melawan pembentukan sel kanker pada tingkat molekuler. Mengonsumsi brokoli secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kanker paru-paru, pankreas, payudara, dan prostat.
2. Menurunkan Kolesterol
Tanaman yang dibudidayakan di Italia pada zaman Romawi Kuno ini mampu mengurangi kadar kolesterol dan menyehatkan pembuluh darah. Dengan kadar kolesterol yang rendah, risiko penyakit jantung juga menurun.
3. Menjaga Kesehatan Mata
Beta karoten yang terkandung dalam brokoli akan dikonversi menjadi vitamin A oleh tubuh. Nutrisi ini sangat bermanfaat untuk kesehatan mata. Lutein dan zeaxanthin juga berperan dalam menurunkan risiko penurunan fungsi mata karena usia.
Senyawa I3C yang dimiliki brokoli mampu menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh dengan mengatur kadar estrogen. Hormon yang seimbang akan membuat fungsi tubuh bekerja dengan optimal.
5. Meningkatkan Sistem Imunitas
Glutathione yang berada pada brokoli mampu menyehatkan usus, yang mana salah satu fungsi organ ini adalah melawan infeksi. Selain itu, zat ini merupakan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas.
6. Mencegah Sembelit
Sayuran hijau termasuk brokoli kaya akan serat. Nutrisi ini berfungsi melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.
7. Memperlambat Penuaan
Penurunan fungsi metabolisme dan radikal bebas menjadi penyebab utama penuaan. Sulforaphane sebagai senyawa bioaktif dalam brokoli dapat memperlambat proses penuaan dengan menangkal radikal bebas.