JawaPos.com - Mabuk perjalanan merupakan kondisi ketika tubuh mengalami gangguan akibat perbedaan informasi antara mata dan telinga bagian dalam. Gejala umum termasuk mual, pusing, dan ketidaknyamanan fisik lainnya.
Mengetahui penyebab dan cara mengatasi mabuk perjalanan membantu mempersiapkan diri sebelum bepergian. Hal ini mencegah gangguan selama perjalanan, meningkatkan kenyamanan, dan menjaga produktivitas.
Melansir dari laman Budgetair, Jumat (6/12), berikut adalah tujuh rahasia ampuh atasi mabuk perjalanan: penyebab, pencegahan, dan cara mengatasinya.
1. Penyebab Mabuk Perjalanan
Ketidakseimbangan antara mata dan telinga. Telinga bagian dalam mendeteksi gerakan, sementara mata mungkin melihat tubuh diam, misalnya saat berada di dalam mobil.
Konflik sinyal ini membingungkan otak, memicu gejala seperti mual, pusing, dan ketidaknyamanan. Kecepatan tinggi, perubahan arah tiba-tiba, atau perjalanan bergelombang memperburuk gangguan ini.
Faktor lain seperti bau menyengat atau ruang sempit juga bisa menjadi pemicu tambahan. Kondisi ini umum terjadi di berbagai moda transportasi seperti mobil, kapal, pesawat, dan kereta api.
2. Gejala Umum Mabuk Perjalanan
Mual dan pusing menjadi gejala utama. Gejala lain mencakup muntah, keringat berlebih, kulit pucat, dan rasa lemas.
Beberapa orang juga merasakan sakit kepala ringan atau kesulitan berkonsentrasi. Intensitas gejala bervariasi tergantung sensitivitas individu dan kondisi perjalanan.
Gejala biasanya berhenti setelah perjalanan selesai, tetapi pada kasus tertentu bisa bertahan lebih lama. Penting mengenali tanda awal untuk segera mengambil langkah pencegahan.
Baca Juga: 7 Checklist Wajib Sebelum Liburan Nataru 2025: Jaminan Perjalanan Lancar dan Seru
3. Kelompok Rentan Mabuk Perjalanan
Anak-anak dan ibu hamil lebih rentan. Faktor hormonal dan sensitivitas tubuh menjadi penyebab utama.
Individu dengan riwayat mabuk perjalanan juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi serupa di masa mendatang. Beberapa studi menunjukkan bahwa wanita lebih rentan dibandingkan pria karena faktor biologis.
Orang yang kurang tidur atau sedang stres juga lebih mudah mengalami mabuk perjalanan. Pemahaman tentang kelompok rentan ini membantu dalam mempersiapkan perjalanan yang lebih nyaman.
4. Cara Mencegah Mabuk Perjalanan
Pilih tempat duduk yang stabil. Di kapal, area tengah biasanya lebih stabil, di pesawat, kursi dekat sayap menjadi pilihan terbaik.
Melihat pemandangan luar membantu mata menyesuaikan persepsi gerakan. Hindari membaca atau melihat layar ponsel dalam waktu lama karena memicu ketidakseimbangan.
Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih secukupnya. Gunakan obat pencegah mabuk jika pernah mengalami gejala berat sebelumnya.
5. Pola Makan Sebelum Perjalanan
Makanan ringan membantu menjaga kenyamanan. Hindari konsumsi makanan berminyak, pedas, atau asam yang dapat memicu rasa mual.
Makan terlalu banyak juga sebaiknya dihindari sebelum perjalanan jauh. Jahe, baik dalam bentuk teh atau permen, dikenal efektif menenangkan perut.
Minuman herbal lainnya seperti teh peppermint juga dapat membantu. Dengan mengatur pola makan, risiko mabuk perjalanan dapat diminimalkan secara signifikan.