JawaPos.com — Violet Evergarden adalah serial yang menjanjikan anda sebuah kisah yang menawan dan menyentuh hati, terlebih ketika narasinya mulai bermain-main menggunakan bahasa yang lebih halus daripada kata-kata, seperti bahasa bunga.
Tidak banyak yang menyadari, bahwa sutradara Taichi Ishidate begitu peduli dengan pendekatan langsung terhadap floriografi dalam serial Violet Evergarden. Sehingga, tak mengherankan kalau bunga selalu muncul dalam setiap adegan yang ada sampai menjadi elemen yang tidak bisa dipisahkan dari anime ini. Bahkan, hampir semua tokohnya, termasuk para lelaki dalam serial ini, memiliki unsur bunga pada nama mereka yang mana berasosiasi dengan karakter masing-masing.
Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang bebungaan beserta hanakotoba-nya? Yuk, simak artikel berikut membahas ragam bunga yang berasosiasi dengan beberapa tokoh laki-laki yang ada di dalam serial anime Violet Evergarden ini satu per satu.
Gilbert dan Dietfried Bougainvillea
Marga dari kedua kakak-beradik bangsawan militer di Leidenshaftlich ini diambil dari bunga bugenvil (Nyctaginaceae sp.) yang juga dijuluki sebagai bunga kertas. Bunga ini ditemukan oleh seorang naturalis dan botanis Prancis, Philibert Commerson (1727-1773), di Rio de Jenairo; ia lalu mengklasifikasikan bunga ini untuk menghormati teman dan rekan kapalnya, yaitu Louis Antoine de Bougainville (1729-1811), yang merupakan laksamana Angkatan Laut Prancis.
Bugenvil atau bougainvillea miliki hanakotoba yang bermakna gairah, cinta, aku hanya melihatmu; sedangkan dalam floriografi Barat, bunga ini merepresentasikan kegembiraan, pengalaman hidup, perlindungan, dan kedamaian.
Meski demikian, makna bunga ini bisa berubah tergantung warnanya, seperti bugenvil putih yang melambangkan kesucian, keramah-tamahan, kesempurnaan, dan biasa dipakai untuk mengungkapkan perhatian serta rasa sayang; jambon memiliki arti penghargaan, cinta yang tulus, rasa syukur, kelembutan, dan kepercayaan diri; ungu sering diasosiasikan dengan kesuksesan, harga diri, serta kepercayaan, dan biasa digunakan untuk mengekspresikan kekaguman atas pencapaian seseorang; jingga menyimbolkan entusiasme, kepercayaan diri, kepuasan, dan gairah; merah melambangkan keberanian serta rasa cinta yang begitu dalam; dan kuning dimaknai sebagai awal yang baru, persahabatan, serta kejernihan.
Makna-makna di atas merepresentasikan karakter Gilbert yang memang menerima dan hanya melihat Violet saat itu dengan kelembutan cinta yang begitu dalam.
Claudia Hodgins
Nama dari sahabat Gilbert Bougainvillea di matra darat ini cukup unik, sebab ada dua bunga yang menjadi inspirasi namanya, yaitu bunga kousa (C. kousa claudia) dan tulip claudia (Tulipa claudia). Karena nama ‘Claudia’ adalah nama pemberian yang feminin, sepanjang seri ini ia tampak enggan dipanggil menggunakan nama tersebut dan lebih senang bila dipanggil dengan marganya.
Bunga kousa memiliki hanakotoba yang bermakna persahabatan dan kemurnian; sedangkan dalam floriografi Barat, bunga ini menyimbolkan hias keindahan, kekuatan dan ketahanan, serta perlindungan. Sementara bunga tulip memiliki hanakotoba yang simbolkan cinta, amal, kebahagiaan, dan kekaguman.
Makna bunga-bunga tersebut berasosiasi dengan Letkol. Hodgins yang mengulurkan tangannya kepada Violet, sesuai dengan wasiat yang diberikan oleh sahabatnya, Mayor Gilbert Bougainvillea.
Benedict Blue
Lelaki pirang bawahan Claudia Hodgins sekaligus salah satu petugas pengantar surat dari Perusahaan Postal CH ini juga memiliki dua bunga yang menjadi inspirasi namanya, yaitu herba bennet (Geum urbanum) dan kerisih (Clematis sp.)
Herba bennet membawa hanakotoba dan floriografi yang bermakna serupa, yaitu intuisi dan perlindungan. Sementara, kerisih miliki hanakotoba yang berarti kebenaran dan keindahan moral; sedangkan dalam floriografi Barat, bunga ini bermakna ketajaman mental, cinta, kekaguman, kemurnian, awal yang baru, serta keberlanjutan.
Makna kedua bunga tersebut sangat cocok menggambarkan karakter serta masa lalu dari Benedict Blue sebagai seorang prajurit cilik bayaran yang kehilangan saudarinya, dibutuhkan kekuatan mental yang luar biasa untuk merelakan sang adik serta memulai awal yang baru sebagai seorang petugas pos.
Damian Baldur Flugel
Ia adalah seorang raja dari Kerajaan Flugel saat ini. Namanya terinspirasi dari bunga damiana (Turnera diffusa).
Bunga ini telah lama dikaitkan dengan gairah, cinta, dan romansa. Warna kuning cerahnya melambangkan kehangatan dan ketertarikan, sehingga menjadi pilihan populer untuk ungkapan perasaan romantis. Dalam banyak budaya, bunga ini dipandang sebagai simbol hasrat dan kasih sayang, yang sering diberikan untuk mengekspresikan emosi yang dalam dan tulus.
Makna bunga ini sangat menggambarkan pribadi Damian yang romantis dan penuh cinta, yang mengasihi Charlotte Eberfreya Drossel dengan setulus hati.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah