Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Hanakotoba dalam Anime Kusuriya no Hitorigoto (Bagian Tiga): Tujuh Bunga Menawan Ini Jadi Simbol Kedirian Para Tokoh dan Hubungan Mereka

Erie Dewangga • Sabtu, 16 November 2024 | 10:59 WIB

Poster promosional Kusuriya no Hitorigoto, menampilkan Maomao dan Xiaolan di padang bunga matahari
Poster promosional Kusuriya no Hitorigoto, menampilkan Maomao dan Xiaolan di padang bunga matahari
JawaPos.comBunga menjadi elemen yang tidak bisa dipisahkan dari serial Kusuriya no Hitorigoto atau The Apothecary Diaries, sebab digunakan sebagai metafora untuk karakter wanita dalam anime ini. Mulai dari keempat selir utama (Ah-Duo, Gyokuyou, Lihua, dan Lishu), tiga putri kebanggaan Distrik Lampu Merah (Meimei, Pailin, dan Joka), pun Maomao, Fengxian, dan Xiaolan; semua miliki bunga yang berasosiasi dengan karakter masing-masing.

Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang bebungaan beserta hanakotoba-nya? Yuk, simak artikel berikut membahas beberapa bunga yang diasosiasikan dengan beberapa tokoh yang ada dalam serial anime Kusuriya no Hitorigoto ini satu per satu.

Maomao: Cakar Kucing Kecil yang Senantiasa Membawa Keberuntungan ke Mana Saja

Wood sorrel (Oxalis sp.), atau katabami (片喰, カタバミ), atau yang juga disebut calincing atau cakar kucing ini secara kanonik dikaitkan dengan sang protagonis, Maomao.

Bunga ini memiliki hanakotoba yang melambangkan hati yang berseri-seri atau bersinar. Simbolisme ini tidak hanya berasal dari tampilan bunga kuning lemonnya, tetapi juga dari fakta bahwa daunnya digunakan untuk memoles cermin tembaga. Selain itu, calincing juga melambangkan keberuntungan, rezeki, dan ketabahan, serta sering dikaitkan dengan datangnya musim semi dan regenerasi kehidupan. Dalam floriografi Barat, bunga cakar kucing melambangkan kegembiraan, cinta, harapan, keyakinan, keberuntungan, dan kelembutan keibuan. Bunga ini memiliki berbagai makna simbolis, termasuk penyembuhan, perlindungan, cinta, dan keterhubungan dengan alam. Dalam beberapa budaya, bunga calincing dipuja sebagai simbol keberuntungan yang membawa berkah sekaligus perlindungan dari roh jahat.

Bunga calincing atau cakar kucing memang kecil dan sederhana, tetapi ia penuh dengan beragam manfaat serta kualitas, baik sebagai obat, sebagai bunga yang memperindah taman, dan sebagai bahan pewarna cat kuku; sehingga bunga ini sangat cocok untuk menggambarkan Maomao dan apa yang ia bawa di dalam serial Kusuriya no Hitorigoto.

Fengxian: Ketidaksabaran Cinta Membara Si Pacar Air yang Menolak untuk Disentuh

Rose Balsam (Impatiens balsamina) yang disebut hōsenka (鳳仙花), atau umumnya dikenal sebagai pacar air ini muncul dalam episode 23 dan 24, serta dikaitkan dengan sosok Fengxian, ibu Maomao.

Bunga berwarna merah menyala yang dianggap menyerupai burung mitologi phoenix ini miliki hanakotoba yang melambangkan "jangan sentuh aku," sifat pemarah, dan keaktifan. Simbolisme bunga pacar air tentang ketidaksabaran, sifat pemarah, dan "jangan sentuh aku," berasal dari buahnya, yang ketika matang akan pecah dengan sedikit sentuhan saja. Di Asia, kelopak bunga ini dihancurkan lalu dicampur dengan tawas untuk dijadikan bahan membuat pewarna kuku.

Dalam floriografi Barat, bunga ini melambangkan ketidaksabaran cinta yang membara, kemurnian, kepolosan, serta keindahan. Selain itu, bunga ini juga melambangkan cinta keibuan, yang, meskipun tampak berlawanan dengan intuisi, dapat diartikan sebagai metafora untuk kompleksitas perawatan ibu kepada anaknya. Simbolisme kiasan bunga pacar air menggabungkan kepekaan dengan kekuatan yang mirip dengan seorang ibu yang tanpa henti melindungi anak-anaknya sambil mendorong kebebasan mereka; sedangkan, makna "cinta yang membara," berasal dari warna merah cerah bunganya, yang membangkitkan citra cinta yang penuh gairah.

Lakan dan Fengxian: Keindahan Tak Terjangkau dari Mawar Biru yang Memikat dan Penuh Misteri

Bunga yang juga disebut aoi bara (青いバラ) atau aoi soubi(青い薔薇) ini muncul dalam episode 22, 23, serta 24; dan, secara kanonik, bunga melambangkan hubungan Lakan dengan Fengxian.

Selama berabad-abad, ahli botani dan ilmuwan terobsesi untuk memperoleh warna biru pada bunga mawar, dan ketidakmampuan ini telah sangat memengaruhi makna simbolis dari mawar biru di seluruh dunia. Bunga ini memiliki hanakotoba yang mewakili pemenuhan mimpi, keajaiban, ketidakmungkinan, dan "berkah Tuhan." Sedangkan, dalam floriografi Barat, mawar biru mewakili misteri, kelangkaan, kreativitas, dan mencapai hal yang mustahil. Bunga ini juga dikaitkan dengan cinta pada pandangan pertama, kerinduan, keindahan yang memikat, dan cinta yang tak terjangkau.

Bunga ini merupakan simbol kuat dari cinta yang berharga sekaligus tak terjangkau, dan menjadi bunga yang ideal untuk menyampaikan emosi yang dalam dan kompleks, sama seperti hubungan di antara Lakan dan Fengxian.

Baca Juga: Hanakotoba dalam Anime Kusuriya no Hitorigoto (Bagian Satu): Ketujuh Bunga Ini Memang Cantik tapi Ada yang Punya Racun Mematikan
Pailin: Keanggunan nan Elegan dari Ume yang Tabah Menanti Sang Kekasih Tepati Janji

Bunga plum (Prunus mume) atau yang dikenal sebagai ume() ini ditampilkan dalam episode 12 dan 21, serta mewakili satu dari ketiga putri Distrik Lampu Merah, Pailin.

Bunga plum memiliki hanakotoba yang melambangkan integritas, kesetiaan, loyalitas, keanggunan, dan kesabaran. Sedangkan, dalam floriografi Barat, bunga ume melambangkan kemandirian, harapan, ketahanan, ketekunan, dan keberanian. Bunga ini juga dikaitkan dengan kesetiaan, umur panjang, menepati janji, dan kapasitas kecantikan untuk mengatasi kesulitan. Banyaknya simbolisme penuh harapan ini berasal dari ketahanan pohon plum dan kemampuan bunganya untuk mekar bahkan di akhir musim dingin.

Secara umum, bunga ume memang mengandung makna mulia, sabar, dan setia. Namun, hanakotoba dari bunga ini bisa sedikit berubah, tergantung pada warnanya, misalnya plum merah yang berarti elegan atau plum putih yang bermakna halus. Dan pada episode 21, Pailin ditampilkan membawa setangkai bunga plum merah sembari bersandar pada langkan di Verdigris House menunggu Libai atau Lihaku tepati janji untuk membelinya.

Joka: Kekuatan Sejati dari Krisan yang Jujur, Berintegritas, dan Mulia

Bunga krisan (Chrysanthemum sp.) atau sering disebut kiku() ini muncul dalam episode 12, dan mewakili satu dari ketiga putri kebanggaan Distrik Lampu Merah, yaitu Joka.

Bunga ini memiliki hanakotoba yang melambangkan kebenaran, ketulusan, kemuliaan, keagungan, dan kekuatan sejati. Sedangkan, dalam floriografi Barat, krisan melambangkan integritas, ketulusan, kerendahan hati, kebahagiaan, juga persahabatan. Makna bunga yang menjadi lambang keluarga kekaisaran Jepang ini bisa berubah-ubah tergantung warnanya: merah melambangkan cinta dan gairah; merah muda melambangkan minuman manis, kemurnian, dan cinta abadi; jingga berasosiasi dengan kegembiraan, kebahagiaan, dan perasaan baik lainnya; kuning sering kali melambangkan kebahagiaan, kegembiraan, dan perayaan; ungu, walaupun sulit ditemukan, tapi warna ini melambangkan perhatian dan kepedulian; sedangkan warna putih biasa dikaitkan dengan kepolosan, kemurnian, kejujuran, dan kesetiaan.

Bunga krisan secara tepat menggambarkan karakter Joka yang memakai karakter ‘Ka’ dalam namanya sebagai sindiran kepada kaum bangsawan di Negeri Li dan tak segan-segan untuk memperlakukan mereka dengan jijik, dengan mana menjadikannya tokoh yang tampak begitu berintegritas dan mulia di mata para pekerja malam; pun ia juga tampak begitu perhatian dan peduli terhadap Maomao dan menganggapnya sebagai adik sendiri.

Meimei: Kebanggaan serta Kehormatan Magnolia yang Gigih dan Tekun

Bunga Magnolia (Magnolia sp.), atau yang disebut dengan Mokuren (木蓮) ini hadir pada episode 12 dan dikatakan mewakili satu dari ketiga putri di Verdigris House, Meimei.

Bunga ini memiliki hanakotoba yang melambangkan kegigihan, keberlanjutan, keagungan, dan "cinta alam.” Sedangkan, dalam floriografi Barat, magnolia melambangkan martabat, kehormatan, kebangsawanan, ketekunan, dan kebanggaan.

Bunga ini cocok untuk menggambarkan karakter Meimei yang tetap gigih dan tekun untuk terus merawat Fengxian yang sakit dan kian melemah sampai Lakan membeli wanita pujaan hatinya tersebut dari Verdigris House.

Xiaolan: Kegembiraan Abadi Bunga Matahari yang Optimis Sambut Esok Datang Lagi

Bunga matahari (Helianthus annuus), atau yang disebut dengan himawari (ひまわり) ini muncul dalam poster promosional serial Kusuriya no Hitorigoto, bahkan membersamai tokoh yang diasosiasikannya, yaitu Xiaolan.

Bunga ini memiliki hanakotoba yang berkaitan dengan kesetiaan, ketahanan, pemujaan, perasaan yang tidak pernah pudar. Di Tiongkok, bunga matahari dipandang sebagai simbol keberuntungan dan kegembiraan abadi. Sementara itu, penduduk asli Amerika percaya bahwa bunga matahari merupakan simbol panen dan kelimpahan. Meskipun bunga matahari dapat ditemukan dalam berbagai warna, tapi warna kuning adalah yang paling populer. Warna yang ceria ini secara alami dikaitkan dengan sinar matahari, dan memberi bunga ini nuansa ceria yang alami. Kuning sendiri melambangkan kebahagiaan, kegembiraan, kecerdasan, dan persahabatan.

Semua karakteristik di atas membuat keindahan bunga matahari yang tak terbantahkan menjadi bunga yang sangat cocok untuk mengasosiasikan karakter Xiaolan yang ceria dan selalu optimis menyongsong hari esok.

Baca Juga: Hanakotoba dalam Anime Kusuriya no Hitorigoto (Bagian Dua): Lima Bunga Cantik dan Menawan Ini Jadi Simbol Para Selir Kesayangan Paduka Kaisar

 

Editor : Candra Mega Sari
#Kusuriya no Hitorigoto #anime #hanakotoba #bunga