Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Si Manis Ubi Jalar dan Kebaikannya bagi Tubuh: Sehat untuk Jantung dan Mata, serta Cegah Kanker, hingga Anti Diabetes

Chika Faiza Fasha • Jumat, 15 November 2024 | 06:35 WIB

Ubi jalar (sweet potato).
Ubi jalar (sweet potato).

JawaPos.com – Ubi jalar (sweet potato) memiliki istilah ilmiah Ipomoea Batatas. Tanaman ini mulai ditanam di Indonesia pada abad ke-16, hingga sekarang banyak tersebar di Jawa dan Papua.

Ubi jalar sering disalahpahami sebagai kentang hanya karena penamaan dalam bahasa Inggrisnya adalah sweet potato. Padahal, ubi jalar masuk ke dalam kategori sayuran akar.

Ubi jalar dilapisi dengan kulit berwarna coklat kemerahan seperti tembaga, sementara isi dagingnya berwarna oranye cerah. Tampilan warna ini didapatkan karena ubi jalar ditanam langsung di tanah.

Keunikan ubi jalar adalah rasanya yang manis. Meski manis, kadar gula dalam ubi jalar sangat rendah karena hanya mengandung gula alami. Selain itu, cita rasa ini juga berisi sumber utama karbohidrat hampir tanpa lemak, natrium rendah, protein yang sedikit, vitamin A beta-karoten, vitamin B6, vitamin C, kalium, serat, dan masih banyak lagi.

Membantu Pencegahan dan Pengobatan Kanker

Antioksidan dalam ubi jalar membantu dalam pencegahan dan pengobatan kanker. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ubi jalar mengandung fitokimia antioksidan tertentu, seperti senyawa fenolik, karotenoid, askorbat, serat makanan antioksidan, dan pati resisten yang dapat menghambat perkembangan beberapa bentuk sel kanker.

Baca Juga: Sepuluh Manfaat Rahasia Mangga untuk Jaga Kesehatan Tubuh, Baik Untuk Kesehatan Mata, Menurunkan Gula Darah, hingga Cegah Kanker

Melindungi Kesehatan Mata

Vitamin A beta-karoten penting untuk kesehatan mata. Ubi jalar juga bernutrisi lutein, yang mana dipercaya oleh para ilmuwan dapat terkonsentrasi di makula retina mata manusia, sehingga membantu dalam kesehatan mata.

Membantu Kesehatan Jantung, Pembuluh Darah, dan Darah

Beberapa penelitian mengungkapkan mengonsumsi ubi jalar dapat mengurangi risiko kardiovaskular. Sumber nutrisi yang terkandung dapat meminimalkan aktivitas kreatinin serum dan laktat-dehidrogenase, sehingga bermanfaat untuk kesehatan kardiovaskular.

Membantu Kontrol Diabetes

American Diabetes Association menganggap ubi jalar cocok untuk manajemen diabetes. Senyawa fenolik dan flavonoid dalam ubi jalar memiliki efek anti diabetes, keduanya membantu mengatur kadar gula darah dan mengelola diabetes.

Baca Juga: Manfaat Jamu Beras Kencur, Mulai Dari Menambah Nafsu Makan, Mengobati Diare, Menurunkan Diabetes, hingga Mengatasi Jerawat. Intip Resep Membuatnya!

Editor : Hendra
#Potato #sweet #ubi jalar