JawaPos.com - Sistem pencernaan bertanggung jawab dalam pengolahan makanan menjadi energi, serta penyerapan nutrisi. Ketika pencernaan terganggu, rasa yang ditimbulkan biasanya identik dengan rasa mulas, kembung, dan sakit perut.
Kendati memiliki gejala yang mirip, jenis-jenis penyakit yang menyerang pencernaan berbeda. Dilansir dari situs resmi Eka Hospital, berikut nama-nama penyakit sistem pencernaan beserta metode pengobatannya.
1. Diare
Penyakit ini menyebabkan penderitanya Buang Air Besar (BAB) lebih sering, dan lebih encer dari biasanya. Diare biasanya disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri.
Penyakit yang membuat penderitanya tidak tahan untuk BAB ini dapat dicegah dengan menjaga kebersihan, seperti mencuci tangan dengan sabun sebelum makan. Jika sudah terjangkit, bisa diobati dengan obat anti diare yang mudah dijumpai di toko kelontong.
2. Maag
Maag menimbulkan rasa tidak nyaman seperti sakit dan perih di area perut. Penyakit dengan gejala mual dan kembung ini dapat diobati hanya dengan memperbaiki pola makan. Karena biasanya penyakit ini disebabkan pola makan yang buruk seperti terlambat makan, atau makan terlalu banyak.
3. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)
Penyakit ini terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan yang menyebabkan rasa sakit di ulu hati, atau sensasi terbakar di dada. Penyakit yang sering disamakan dengan maag ini memiliki metode pengobatan yang beragam, bergantung pada tingkat keparahannya.
Pada tingkat paling rendah, perbaikan pola makan sudah cukup. Pemberian obat-obatan dengan resep dokter dibutuhkan jika sudah pada tingkat menengah. Jika kondisi sudah parah, maka pembedahan diperlukan untuk mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.
4. Tukak Lambung
Tukak lambung adalah sebutan penyakit ketika terdapat luka terbuka pada lapisan lambung. Luka ini bisa disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori atau akibat dari konsumsi obat ibuprofen atau aspirin dalam jangka panjang.
Pengobatannya adalah dengan meminum antibiotik untuk membasmi bakteri. Jangka waktu pengobatan bisa memakan waktu berbulan-bulan.
5. Intoleransi Laktosa
Gangguan pencernaan ini terjadi ketika tubuh tidak bisa menyerap laktosa yang biasanya terkandung dalam susu dan produk olahannya. Gejala yang ditimbulkan adalah kembung, diare, dan kram perut.
Penyakit ini biasanya disebabkan karena faktor genetik atau penuaan. Hingga saat ini, belum ada pengobatan untuk mengatasi intoleransi laktosa. Dokter hanya akan menyarankan untuk menghindari makanan yang mengandung laktosa.
6. Sembelit
Sembelit adalah kondisi dimana sulit BAB karena feses yang keras. Hal ini disebabkan oleh BAB yang tidak teratur. Cara mengobati dan mencegah sembelit adalah mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran yang mengandung serat.
Editor : Hendra