Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Lima Dampak Kafein pada Kesehatan Jantung dan Cara Mengelolanya dengan Bijak

Nurul Fitriyah • Kamis, 31 Oktober 2024 | 16:30 WIB

Ilustrasi kopi (Dok. Freepik)
Ilustrasi kopi (Dok. Freepik)

JawaPos.com – Kafein merupakan stimulan yang populer dalam kopi, teh, dan minuman energi yang membantu meningkatkan fokus serta suasana hati. Namun, asupan berlebihan dapat menimbulkan efek pada kesehatan jantung, terutama jika dikonsumsi tanpa kendali.

Kafein adalah senyawa stimulan yang ditemukan dalam kopi, teh, dan beberapa minuman lain. Zat ini bekerja dengan menstimulasi sistem saraf pusat sehingga tubuh merasa lebih berenergi dan fokus.

Memahami efek kafein penting untuk menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang. Mengelola asupan kafein membantu menghindari dampak negatif pada jantung dan kesehatan secara umum. 

Berikut lima dampak kafein pada kesehatan jantung dan cara mengelolanya dengan bijak dilansir dari laman modernheartandvascular.com oleh JawaPos.com, Kamis (31/10):

1. Denyut Jantung Cepat

Asupan kafein berlebihan dapat mempercepat denyut jantung, kondisi yang dikenal sebagai takikardia. Efek ini bisa lebih kuat pada individu yang jarang mengonsumsi kafein atau mereka yang memiliki sensitivitas lebih tinggi terhadap zat ini.

Takikardia dapat terasa sebagai detak jantung cepat atau berdebar, yang perlu diperhatikan bila terjadi secara berulang.

2. Irama Jantung Tidak Teratur

Pada beberapa kasus, kafein dapat menyebabkan irama jantung menjadi tidak stabil, kondisi yang disebut aritmia. Aritmia bisa berupa denyut jantung tidak teratur atau berdebar-debar yang tidak nyaman.

Meski tidak selalu berbahaya, gejala ini sebaiknya tidak diabaikan, terutama jika terjadi setelah konsumsi kafein yang tinggi.

Baca Juga: Rekomendasi Kafe dan Kedai Kopi Sekitar Universitas Pamulang, No More Ngantuk Sebelum Kelas dan Harga Aman di Kantong Mahasiswa

3. Tekanan Darah Meningka

Kafein dapat meningkatkan tekanan darah secara sementara, efek yang lebih terasa pada orang yang jarang mengkonsumsinya. Kenaikan tekanan darah yang berlangsung lama dapat membebani jantung dan arteri, yang dalam jangka panjang bisa berisiko pada kesehatan kardiovaskular.

4. Risiko Palpitasi

Palpitasi jantung merupakan sensasi jantung yang berdebar kuat, yang kadang dirasakan sebagai detak jantung yang tidak biasa. Pada beberapa orang dengan kondisi jantung tertentu atau sensitivitas kafein tinggi, palpitasi bisa terjadi dan menimbulkan ketidaknyamanan. Mengurangi kafein atau berkonsultasi dengan dokter dapat membantu.

5. Kondisi Jantung Tertentu

Bagi orang dengan penyakit jantung, konsumsi kafein mungkin perlu dibatasi. Penelitian menunjukkan bahwa dosis tinggi kafein bisa memperparah kondisi tertentu.

Sebagai langkah pencegahan, konsultasi dengan ahli medis sangat dianjurkan untuk menentukan batas aman konsumsi.

Asupan kafein yang tepat membantu mendapatkan manfaatnya tanpa efek samping yang mengganggu. Mengetahui cara mengatur konsumsi kafein dapat menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan kesehatan tubuh.

Baca Juga: Resep Mudah Kue Jojorong, Kuliner Khas Tangerang Selatan yang Disajikan Sebagai Teman Minum Teh dan Kopi

Editor : Hendra
#jantung #kafein #kopi