JawaPos.com - Seringkali banyak orang salah paham terhadap jerawat dan bisul. Keduanya mempunyai rupa yang hampir sama, tetapi mempunyai karakteristik berbeda. Meskipun keduanya berbentuk seperti benjolan merah dengan isian yang memicu rasa sakit, penyebab dan penanganannya tentu berbeda.
Mengetahui perbedaan kedua benda menyakitkan tersebut sangatlah penting agar dapat memilih langkah dan cara penanganan yang tepat untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.
Mengutip dari laman resmi Halodoc, berikut merupakan kemunculan, penanganan, dan cara antisipasi terhadap jerawat dan bisul yang perlu diketahui.
Munculnya Jerawat dan Bisul
Jerawat termasuk salah satu hasil dari produksi minyak yang berlebihan atau penumpukan sel kulit mati dan bakteri pada kulit. Seringkali bakteri jenis propionibacterium acnes masuk ke dalam kulit sehingga terjadi iritasi, nyeri, disertai kemerahan. Jerawat sendiri mempunyai berbagai jenis, yaitu papula, whiteheads, dan blackheads. Dalam beberapa jenis jerawat, berisi nanah yang mengakibatkan mirip dengan bisul.
Bisul berawal dari benjolan yang terasa keras, menyakitkan di kulit, dan menyebabkan kemerahan. Dalam hitungan hari, bisul akan bertambah besar, terasa lembut, dan berisi nanah. Biasanya muncul pada daerah tubuh yang mudah berkeringat, seperti pantat, paha, ketiak, dan wajah.
Menangani Jerawat dan Bisul
Biasanya jerawat ditangani dengan melakukan perawatan yang mengobati dan mencegah kemunculannya. Kegiatan perawatan tersebut termasuk mencuci muka dengan sabun yang tepat, khususnya ketika selesai menggunakan make up, mengenakan pelembab, melakukan eksfoliasi kulit, dan tidak menyentuh jerawat dengan tangan.
Pengobatan pada bisul dapat dilakukan dengan mengompres air hangat untuk mengatasi rasa sakit dan mengeringkan bisul. Bila bisul terletak di daerah tubuh yang susah untuk dijangkau, anda dapat berendam di air panas.
Selain itu, penggunaan salep antibiotik juga dapat mematikan bakteri yang terdapat dalam bisul sehingga mencegah infeksi berkembang dan menyebar. Perlu diingat bahwa penggunaan salep antibiotik wajib dengan resep dokter.
Mencegah Jerawat dan Bisul
Pencegahan jerawat pada wajah dapat diantisipasi dengan menggunakan produk pembersih yang sesuai dengan jenis kulit. Jika muncul pada area kepala, sebaiknya mencuci rambut sesering mungkin.
Jangan menggunakanan satu barang berbarengan dengan orang lain sebagai antisipasi kemunculan bisul. Bisul tidak seperti jerawat, bisul dapat menular kepada orang lain. Pastikan juga untuk selalu menutup luka dan mencuci tangan sebagai langkah antisipasi terjadinya infeksi. Terakhir, jangan mencoba-coba untuk memecahkan bisul sendirian karena akan menyebabkan infeksi.