JawaPos.com - Sinarmas Land berhasil merilis sebuah serial pendek berjudul “Bersama Kalian” yang menceritakan perjalanan emosional dari empat sahabat dalam menghadapi perasaan senang dan sedih di kota modern.
Film ini ditayangkan perdana pada 11 Oktober 2024 di kanal Youtube Sinar Mas Land. Diharapkan serial pendek ini mampu membuka mata menonton dalam melihat realitas di kehidupan perkotaan saat ini.
“Bersama Kalian” menceritakan empat bersahabat dari latar belakang yang berbeda-beda. Keempat sahabat tersebut terdiri dari Adelle, Bimo, Devan, dan Sarah. Melalui serial pendek ini, penonton diajak untuk menyaksikan dinamika persahabatan yang penuh warna, dimulai dari mengeksplorasi tantangan dalam komunikasi, tekanan sosial yang dihadapi, hingga perbedaan generasi.
Sedikit banyak kisah ini juga mencerminkan perjuangan yang dihadapi oleh banyak individu atau keluarga di perkotaan, yaitu terdapat begitu banyak keragaman dan kompleksitas di kehidupan.
Chief of Corporate Sales and Marketing Sinar Mas Land, Dian Asmahani menyatakan bahwa serial pendek ini mengandung esensi dan makna dalam menjalani kehidupan di tengah komunitas modern perkotaan yang menyoroti pentingnya hubungan, pemahaman, dan empati dalam menghadapi tantangan hidup. Hal tersebut juga yang menjadi nilai dan fokus dalam mengembangkan kota dan komunitas BSD City.
Di sisi lain, sutradara “Bersama Kalian,” Harvan Agustriansyah menjelaskan serial pendek ini menceritakan perjalanan persahabatan sehingga memerlukan banyak tempat dan fasilitas yang mampu menggambarkan dinamika hubungan tersebut. Selanjutnya, mengakui bahwa BSD City merupakan tempat yang tepat dalam proses pembuatan serial pendek tersebut.
“Film ini tentang perjalanan persahabatan yang membutuhkan banyak lokasi dan fasilitas yang mendukung dinamika hubungan tersebut. Lokasi yang mampu mencerminkan kehangatan, tantangan, dan kebersamaan dalam perjalanan mereka sangat penting. Di BSD City, kami menemukan lingkungan yang sangat mendukung cerita ini, dengan fasilitas yang memperkaya perjalanan para karakter, menjadikannya lebih autentik dan relatable bagi penonton,” ujar Harvan.
Dalam plot cerita serial pendek tersebut, BSD City bukan hanya sekedar lokasi di mana cerita berlangsung, melainkan melambangkan ikon komunitas yang didesain matang untuk mendukung setiap pertumbuhan individu atau kolektif. Hal ini senada dengan pesan yang disampaikan oleh “Bersama Kalian” mengenai cara mengatasi berbagai tantangan kehidupan modern dengan kerja sama dan saling memahami satu sama lain.
Melalui “Bersama Kalian,” diharapkan dapat membuat penonton terinspirasi untuk merenungkan peran penting komunitas dalam membentuk kehidupan. Selain itu, memahami pentingnya tempat tinggal dan lingkungan sekitar dalam menyediakan ruang untuk mendukung ketahanan pribadi dan komunitas.
Editor : Hendra