JawaPos.com - Sebagai mahkluk sosila, kamu tentu pernah menemui berbagai macam orang di dunia. Di dunia ini, ada perbedaan kepribadian yang bernama introvert dan ekstrovert.
Sebagaimana yang kamu ketahui, introvert dan ekstrovert memiliki perbedaan yang terbalik satu sama lain. Sering disalahpahami, introvert dan ekstrovert tidak hanya soal orang yang suka berbicara dan pendiam.
Ekstrovert dan introvert sendiri dimaksudkan sebagai bagaimana cara seseorang tersebut mengisi ulang energinya. Untuk ekstrovert, mereka bisa mengisi energi sosialnya dengan bertemu banyak orang.
Sementara sebaliknya, introvert akan merasa lebih nyaman dan mengisi ulang energi ketika berada di area dengan manusia seminimal mungkin. Perbedaan ini tentu memengaruhi bagaimana mereka berinteraksi di dunia sosial.
Bagi kamu yang introvert, mungkin sedikit kesulitan menghadapi teman atau rekan yang ekstrovert. Dilansir dari LinkedIn dan Crystal Knows, berikut ini merupakan cara menghadapi orang ekstrovert untuk kamu yang introvert:
1. Pahami Perilaku Mereka
Cara pertama yang bisa kamu lakukan sebagai introvert dalam menghadapi sosok yang ekstrovert adalah dengan memahami perilaku mereka. Sebelum terlalu jauh membicarakan cara menghadapi orang ekstrovert, kamu harus memahami perilaku mereka dan apa yang membuat mereka bersemangat.
Sebagai seorang introvert, kamu mungkin tidak akan mengerti mengapa orang ekstrovert sangat senang dikelilingi oleh manusia, atau bagaimana mereka selalu terlihat bersemangat dalam menjalani keseharian. Kamu bisa memahami bahwa hal itu memang kepribadiannya untuk mempermudah interaksi.
Setelah kamu memahami perilaku mereka, kamu bisa mulai menyesuaikan diri atas kepribadian mereka. Tidak perlu sampai berpura-pura jadi orang lain, kamu bisa mulai terlibat dengan mereka dan bergaul dengan baik. Kamu bisa mengikuti percakapan yang kamu mengerti untuk bisa mendekatkan diri baik sebagai teman atau rekan.
2. Menjelaskan Perbedaan
Cara kedua yang bisa kamu terapkan dalam menghadapi orang yang ekstrovert adalah dengan menjelaskan perbedaan yang ada antara kalian berdua. sebagai seorang introvert, kamu tentu memiliki gaya berkomunikasi, mengerjakan sesuatu sampai menyampaikan pendapat yang berbeda.
Beberapa dari orang yang ekstrovert tidak menyadari perbedaan tersebut. Alhasil, bisa jadi akan ada tabrakan dalam perbedaan kepribadian tersebut. Dalam menjelaskan perbedaan tersebut, kamu juga harus memberitahu bagaimana pengaruh perilaku ekstrovert tersebut dalam keseharian.
Ada beberapa ekstrovert yang mungkin saja kurang sadar bahwa tindakan dan cara komunikasinya punya dampak tersendiri. Dengan menjelaskan perbedaan antara kamu dan teman tersebut, kalian bisa jadi sama-sama memahami dan mencoba beradaptasi satu sama lain.
3. Memperbolehkan Mereka
Cara yang juga bisa kamu lakukan dalam menghadapi orang yang ekstrovert sebagai seorang introvert adalah dengan memperbolehkan mereka. Sebagai seorang ekstrovert, mereka mungkin akan merasakan keinginan untuk berbagi dan menjelaskan pemikirannya pada banyak orang.
Meski berkebalikan dengan kamu, kamu perlu memperbolehkan mereka dalam hal ini demi menjaga hubungan yang sehat. Tentunya, kebebasan berekspresi ini harus berada dalam taraf yang normal dan bisa diterima.
Ekstrovert bisa sangat senang berbagi ide-ide dan pemikiran yang ada di kepalanya. Hal ini bisa menciptakan keseimbangan yang bagus antara kamu dengan sosok teman yang ekstrovert tersebut.
4. Tegas dengan Batasanmu
Cara yang juga bisa kamu lakukan selanjutnya sebagai introvert yang berhadapan dengan orang ekstrovert adalah dengan menjadi sosok yang tegas. Meski kamu introvert, kamu tetap bisa jadi sosok yang tegas dalam perbedaan kepribadian ini.
Mengingat ekstrovert adalah kepribadian yang sama sekali berbeda dengan introvert, sangat mungkin ada kesalahpahaman atau perbedaan persepsi satu sama lain. Kamu bisa memberitahukan bahwa introvert tidak hanya orang yang pasif, tidak mudah bergaul atau tidak percaya diri.
Dalam hal bekerja sama, orang yang ekstrovert juga cenderung mengambil kendali dan melakukan banyak hal. Dengan menerapkan batasan tegas, kamu bisa membagi peran dan membiarkan semua orang berpartisipasi tidak hanya orang yang ekstrovert ini.
5. Tetapkan Tujuan Utama
Terakhir, cara yang bisa kamu terapkan dalam menghadapi orang ekstrovert sebagai orang introvert adalah dengan tetapkan tujuan utama dalam berkomunikasi. Suatu saat, kamu mungkin akan berada di situasi membahas topik tertentu dengan orang ekstrovert.
Ketika hal tersebut terjadi, kamu bisa menetapkan tujuan utama dan ekspektasi kamu dalam perbincangan tersebut. Orang ekstrovert mungkin akan larut dalam terlalu banyak ide dan melenceng dari pembicaraan.
Dengan menetapkan tujuan sejak awal, kamu dan orang bisa menyelesaikan pembicaraan dengan efektif. Begitupun dalam kerjasama, kamu bisa mencapai hasil dengan baik meski kamu dan orang tersebut berbeda kepribadian.
Kelima poin diatas merupakan beberapa cara menghadapi orang ekstrovert sebagai seorang introvert. Dengan menerapkan berbagai cara di atas, kamu bisa melaksanakan komunikasi yang efektif. Lebih baik lagi, kamu bisa berteman baik dengan ekstrovert tersebut meski dengan kepribadian yang berbeda jauh.
Editor : Hendra