JawaPos.com - Musisi berbakat Jason Ranti, yang dikenal luas berkat album Akibat Pergaulan Blues (2017), menyimpan cerita menarik di balik perjalanan hidupnya. Pria gondrong ini menghabiskan masa kecilnya di Tangerang Selatan, tepatnya di kawasan Pamulang.
Bernama lengkap Jason Patrick Ranti, atau dikenal dengan nama panggung Jason Ranti dan sering disapa Jeje, lahir pada tanggal 22 Oktober 1984 dan merupakan anak sulung dari tiga bersaudara.
Saat masih kecil, Jeje bersama orang tuanya pindah dari Jakarta ke Pamulang, Tangsel. Ia dan adiknya menghabiskan masa kecil hingga dewasa di sana. Meskipun begitu, Jeje pernah menempuh pendidikan SMA di Jakarta Selatan, tepatnya di SMA Kolese Gonzaga, sebelum melanjutkan studi untuk meraih gelar sarjana Psikologi di Universitas Atma Jaya.
Jeje sudah mengenal musik sejak usia dini, mulai dari belajar gitar klasik. Namun, ketertarikan pada musik rock membawanya mengambil arah yang berbeda. Kecintaannya terhadap musik, sastra, dan seni rupa terjalin dalam kesatuan yang harmonis. Ia tidak hanya menciptakan karya musik, tetapi juga aktif menggambar dengan berbagai teknik dan sering menulis puisi, meskipun tidak selalu dilagukan.
Akhirnya, ia merilis album debutnya pada usia 33 tahun, berjudul Akibat Pergaulan Blues, yang diproduseri oleh Junior Soemantri, tetangganya di Pamulang, Tangerang Selatan. Tidak hanya merilis satu album saat ini jeje sudah memiliki empat album yang terakhir dirilis pada tahun 2022.
Sekadar informasi, dunia musik profesional Jason Ranti dimulai bersama band Stairway to Zinna. Bersama band ini dia sempat mengeluarkan album Asisi (2012) serta album kompilasi Karol’s Trip to Zinna (2013) bersama Karon n Roll, That’s Rockefeller dan Indische Party.
Namun karena kejenuhan bermain bersama band, Jeje kini memutuskan untuk bermain solo. Sempat bercita-cita jadi anggota dewan, namun kalah bersaing dengan beberapa politikus. Akhirnya Jeje pun banting setir menjadi seorang solois.
Editor : Hendra