Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Tiga Rekomendasi Manga Karangan Miaki Sugaru yang Mengajak Anda Merenung dan Memetik Berbagai Hikmah Berharga dalam Hidup

Erie Dewangga • Rabu, 16 Oktober 2024 | 06:25 WIB

Tiga Rekomendasi Manga Karangan Miaki Sugaru. (Dok. MyAnimeList)
Tiga Rekomendasi Manga Karangan Miaki Sugaru. (Dok. MyAnimeList)

JawaPos.com — Miaki Sugaru adalah seorang novelis terkenal yang telah banyak menelurkan karya-karya fiksi, yang bahkan beberapa di antaranya ada yang mendapat adaptasi manga, yaitu Three Days of HappinessParasite in Love, dan Azure and Claude.

Cerita-cerita karangan Miaki Sugaru memang sering kali menyentuh topik-topik filosofis yang menggugah para pembacanya untuk berkontemplasi perihal makna kebahagiaan, kehidupan, bahkan kematian. Namun, di antara kisah-kisah yang berat tersebut, terselip banyak pelajaran berharga yang bisa anda petik di pengujung renungan.

Yuk, simak ulasan tentang ketiga judul manga adaptasi novel-novel karangan Miaki Sugaru di atas yang dijamin bisa membuat anda merenungi lagi berbagai makna dalam hidup yang bahkan tak pernah terpikirkan sebelumnya!

  1. I Sold My Life for Ten Thousand Yen per Year

Mengutip situs MyAnimeList, manga drama-filosofis ini mengikuti kisah Kusunoki, seorang pemuda 20 tahunan yang tengah tak berdaya dalam usahanya untuk mendapatkan uang, yang hendak menjual koleksi buku dan CD musiknya demi bisa membeli makanan. Melihat betapa miskinnya Kusunoki, seorang pemilik toko tua pun mengarahkannya ke sebuah toko misterius yang konon katanya bersedia menukar umur, waktu, dan kesehatan siapa pun dengan uang. Meskipun tidak sepenuhnya percaya, Kusunoki akhirnya menemukan dirinya berada di alamat tersebut karena putus asa dan penasaran.

Betapa hancurnya hati Kusunoki, ketika ia mengetahui harga dari umurnya yang hanya berkisar sepuluh ribu yen (sekitar satu juta rupiah) saja. Putus asa, pemuda itu pun memutuskan untuk menjual seluruh sisa 30 tahun dalam hidupnya (menyisakan hanya tiga bulan saja) dan menukarnya dengan uang sejumlah 300 ribu yen atau setara dengan 31 juta rupiah.

I Sold My Life for Ten Thousand Yen per Year akan membawa anda untuk mengikuti kehidupan Kusunoki saat ia harus menghadapi segala penyesalan yang masih tersisa dari masa lalunya dan menemukan apa yang benar-benar memberi nilai pada kehidupannya dalam rentang waktu tiga bulan. Serial manga drama-filosofis yang relatif pendek ini merupakan sebuah perjalanan yang menyakitkan nan rumit tentang seberapa berharganya kebahagiaan seseorang dalam hidup mereka.

Baca Juga: Empat Rekomendasi Anime Tentang Memancing yang Ajarkan Bahwa Hobi Ini Tak Hanya Soal Menangkap Ikan, Tapi Juga Perihal Menghargai Kehidupan

  1. Parasite in Love

Mengutip situs MyAnimeList, manga drama-filosofis ini bercerita tentang seorang pria dengan kecenderungan kompulsif yang membuatnya tidak mungkin untuk mempertahankan pekerjaannya, dan seorang gadis muda yang membolos serta menyukai serangga. Keduanya bertemu, saling mendukung dalam upaya masing-masing untuk kembali berintegrasi ke dalam masyarakat, dan kemudian jatuh cinta. Namun, ada satu masalah, yaitu parasit di kepala mereka!

Parasite in Love adalah manga yang secara konsep menarik, dan gaya gambar dari Yuuki Hotate juga sangat mendukung tone dari cerita Miaki Sugaru.

Serial manga ini mengajukan eksperimen pemikiran yang menarik yang menyoal identitas dan jati diri. Dalam merenungkan topik tersebut, Miaki Sugaru memunculkan tema eksistensial tentang mengetahui diri sendiri tanpa adanya apa atau siapa yang mendefinisikannya.

  1. Azure and Claude

Mengutip situs MyAnimeList, manga drama-filosofis ini bercerita tentang Azure yang tiba-tiba menyadari bahwa tubuhnya sedang dikendalikan oleh orang lain dan, lebih dari itu, ia menyadari bahwa orang ini bermaksud membunuhnya dan membuatnya tampak seperti bunuh diri. Namun, Azure tidak peduli jika ia mesti mati, seab ia sudah lama ingin mati. Pengendalinya, yang tidak puas dengan mengambil nyawa seseorang yang benar-benar menginginkan kematian, bersumpah untuk mempermainkan targetnya dengan mana ia ingin menjadikan Azure seseorang yang menikmati hidup, sehingga ketika kelak ia membunuhnya, maka siswi tersebut akan mati dengan penuh penyesalan. Beralih dari kerinduan akan kematian menjadi harapan agar waktu dapat terus berjalan selamanya; dari kehampaan dan dinginnya raga yang mengharap kematian, perlahan berkembang menjadi hati yang hangat dan mendamba kehidupan.

Melalui beberapa perubahan, Azure bertemu dengan pengendalinya, yaitu seorang pria bernama Claude, dan keduanya mulai menghabiskan waktu bersama untuk mencapai tujuan akhir. Namun, keduanya memiliki lebih banyak kesamaan daripada yang mereka ketahui, dan segera, hubungan aneh berkembang di antara mereka.

Meskipun manga ini saat ini sedang berada dalam fase hiatus, sebab kesibukan Loundraw yang menangani ilustrasi serial ini, sehingga pembaca belum dibolehkan untuk mengetahui ujung kisah Azure dan Claude, tetapi  adaptasi manga drama-filosofis ini layak untuk dibaca sebab ceritanya menarik dan cukup memikat untuk dibaca dengan tokoh-tokoh yang membuka tema kematian dan makna kehidupan itu sendiri. Serial manga ini menunjukkan berbagai pro dan kontra dalam kehidupan dengan cara yang cukup objektif melalui dialog-dialog yang mengena dan tepat sasaran.

Deskripsi: Miaki Sugaru adalah seorang novelis terkenal yang telah banyak menelurkan karya-karya fiksi, yang bahkan beberapa di antaranya ada yang mendapat adaptasi manga, yaitu Three Days of HappinessParasite in Love, dan Azure and Claude. Yuk, simak ulasan tentang ketiga judul manga adaptasi novel-novel karangan Miaki Sugaru di atas yang dijamin bisa membuat anda merenungi lagi berbagai makna dalam hidup yang bahkan tak pernah terpikirkan sebelumnya!

Editor : Hendra
#anime #manga