Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Rekomendasi Lima Film Mafia Terbaik Jika Ingin Mengetahui Bagaimana Anggota Geng dan Preman Jalanan Bekerja dengan Kejahatan

Alberta Dionny Natanuel • Minggu, 13 Oktober 2024 | 22:05 WIB

Poster film Goodfellas dan The Godfather. (Dok. IMDb)
Poster film Goodfellas dan The Godfather. (Dok. IMDb)

JawaPos.com - Menurut Ensiklopedia Britannica, kelompok mafia pertama lahir di Italia atau di Sisilia, lalu dengan maraknya migrasi penduduk Italia ke Amerika Serikat, pada akhirnya kelompok ini juga muncul di sana. 

Pada awal 1920an Pemimpin Italia Benito Mussolini menangkap dan memenjarakan hampir semua anggota mafia di Italia. Tapi ketika Amerika Serikat berhasil menaklukan Italia pada Perang Dunia Dua, para anggota mafia ini dibebaskan. Lalu mereka membangun kembali organisasi mafia mereka. 

Baca Juga: Film The Princess Diaries 3 akan Segera Dibuat, Anne Hathaway Pastikan Dongeng Terus Berlanjut

Tentunya kisah-kisah ini akan menginspirasi banyak orang di dunia perfilman tahun 1970an hingga 1990an yang bisa dibilang menghasilkan film-film mafia terbaik. 

Walaupun tidak akan menunjukkan dunia mafia dengan tepat, film-film ini masih dapat menjadi representasi. 

Berikut film-film mafia terbaik menurut IMDb:

  1. The Godfather (1972) 

Dilansir dari Britannica, film ini merupakan adaptasi dari novel best seller karya Mario Puzo dengan judul yang sama pada tahun 1969. 

Menceritakan sebuah keluarga mafia Corleone di New York pada tahun 1940an. Diawali dengan kepala keluarga Don Vito Corleone (Marlon Brando) dan putra termudanya Michael (Al Pacino) yang sudah menjauhkan diri dari keluarganya. Tapi karena perseteruan antar geng, Don Vito mewariskan posisinya ke anaknya. 

Di film ini kita akan melihat apa jadinya ketika geng musuh mencoba untuk melukai keluarga mafia kita ini. Dan bagaimana proses geng-geng ini mencapai perdamaian dan gencatan senjata setelah perang antar geng.

Film ini meraih Best Picture di Penghargaan Oscar pada tahun 1973. 

  1. The Godfather Part II (1974)

Film ini adalah lanjutan dari film sebelumnya yang masih diadaptasi dari novel karya Puzo. 

Film ini memiliki dua cerita yang dijadikan satu. Pertama yaitu Michael yang telah menjadi kepala keluarga, dan ayahnya Vito (Robert De Niro) pada masa mudanya. 

Setelah Michael menjadi kepala keluarga pada tahun 1950an, ia ingin memperluas bisnis keluarganya ke Las Vegas dan Havana, Kuba. Lalu ditunjukkan Vito muda yang tiba di New York pada tahun 1900 an setelah keluarganya di Sisilia dihabisi oleh mafia setempat. 

Vito menghidupi dirinya dengan mencuri dan setelah menjadi ketua geng, ia dihormati oleh kawan-kawannya karena rasa kekeluargaanya. Tapi Michael dikhianati oleh kawannya dan menjadi target pembunuhan serta target penyelidikan pemerintah.

Film ini meraih best Picture dan De Niro juga meraih aktor Pendukung di penghargaan Oscar 1975.

  1. Pulp Fiction (1994)

Film komedi kriminal ini diciptakan oleh Quentin Tarantino dan Roger Avary, dan dibintangi oleh John Travolta dan Samuel L. Jackson. 

Film ini menceritakan banyak kisah yang berbeda tapi terhubung-hubung. Sehingga tidak semua orang dapat menikmatinya karena cenderung berantakan. 

Film menceritakan banyak karakter. Ada sepasang kekasih yang merampok sebuah restoran, dua pembunuh bayaran yang ditugaskan untuk mendapatkan koper milik bos mafia yang dicuri, istri bos mafia yang makan malam dengan salah satu pembunuh bayaran, lalu seorang petinju yang dipertaruhkan oleh si bos mafia. 

Film ini memiliki banyak subplot sehingga susah dimengerti. Tapi justru hal tersebut yang membuat film ini sangat unik dan tidak dapat ditiru. 

  1. Goodfellas (1990)

Film ini merupakan salah satu mahakarya Martin Scorsese. Dibintangi oleh Robert De Niro, Ray Liotta, Joe Pesci, dan Lorraine Bracco, film ini menceritakan kehidupan anggota geng mafia. 

Film ini juga terinspirasi oleh kisah nyata anggota geng bernama Henry Hill (Ray Liotta) yang dulunya aktif di New York. 

Berlatarkan New York tahun 1955, diceritakan kehidupan Hill ketika remaja yang bekerja sebagai anggota keluarga mafia Lucchese, hingga 1980 ketika Hill ditangkap atas pengedaran narkoba. 

Joe Pesci meraih penghargaan aktor pendukung dari Penghargaan Oscar 1991. 

  1. City of God (2002)

Film ini memiliki judul asli Cidade de Deus, menceritakan Rio de Janeiro, Brazil pada tahun 1960an yang dikuasai oleh geng-geng. 

Kita akan bertemu dua tokoh utama kita yang masih anak-anak dimana mereka tumbuh besar di lingkungan yang keras. 

Ketika satu berhasil memimpin sebuah geng kriminal, menguasai Rio dan menghabisi geng-geng lainnya, anak lainnya menjadi fotografer menjauh dari geng tapi harus mau mengikuti kemauan para geng untuk memfoto mereka. 

Tapi dengan kemampuan fotografinya, ia berhasil membongkar kepolisian setempat yang korup ke media cetak. 

Berbeda dengan mafia Italia, geng di Brazil ini biasanya diisi oleh anak-anak yang dilatih untuk membunuh, dan biasanya mereka tidak akan mencapai usia dewasa dimana kita akan menguras air mata. 

Editor : Hendra
#mafia #film